Sosialisasi ke Kader IMM, Edi Saputra: E-KTP Identitas Nyata Bukti Pengamalan Nilai-nilai Pancasila dan Kebangsaan

sentralberita|Medan ~ Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Saputra, ST menggelar kegiatan sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan kepada kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Gedung PKK Medan Jalan Rotan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (31/5/2026).

Edi Saputra yang juga dari Fraksi Partai Amanat Nasional(PAN) DPRD Kota Medan ini menyampaikan, maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan untuk memperkuat nasionalisme, memelihara toleransi dan mencegah potensi konflik berbasis SARA di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.

“Kegiatan ini penting untuk memperkuat pemahaman Pancasila serta menanamkan rasa nasionalisme dan patriotisme, terutama di kalangan generasi muda. Karena itu perlu terus ditanamkan pemahaman Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI terutama di kalangan generasi muda.

Untuk itulah kata Edi Saputra, kegiatan dilakukan terkhusus kepada mahasiswa (IMM) sebagai salah satu generasi muda penerus cita-cita bangsa. “Kegiatan kita menyasar mahasiswa disebabkan mahasiswa memegang posisi sentral sebagai agen perubahan dan garda terdepan dalam menjaga wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila,”ujarnya.

Cinta kebangsaan dan nasionalisme harus melekat di tubuh warga. Oleh karena itu, kita harapkan dengan kegiatan ini mampu memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan di tengah masyarakat guna menjaga keutuhan bangsa,”harapnya.

Kegiatan juga dirangkai dengan Dialog Interaktif Pemanfaatan E-KTP Digital menghadirkan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan), Adi Umarto Parinduri, SE, MM.

Baca Juga :  DPRD Medan "Bidani" Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Umum Pimpinan Komisariat (PK) Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Ferdiansyah Putra Pratama, Fatrul Rahman Hutasuhut sebagai Pemantik, Sahlul Habib dan Fitri Nabila Novianti sebagai Ketua dan Sekretaris Panitia.

Kegiatan dirangkai dengan dialog interaktif yang sangat penting diketahui bagi para generasi bangsa kedepan khususnya adik-adik mahasiswa. Sebab E-KTP juga merupakan bukti identitas resmi yang tidak terpisahkan dari wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila, karena merealisasikan nilai Persatuan Indonesia, yakni menjamin kesetaraan identitas nasional) dan Keadilan Sosial (memastikan hak pelayanan publik yang merata tanpa diskriminasi,” kata Edi Saputra yang juga Anggota Komisi 1 membidangi Disdukcapil ini.

“Pancasila mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, mengutamakan persatuan, serta membangun demokrasi yang berkeadilan”ujarnya.

Menurut Edi Saputra, penguatan ideologi Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Generasi muda perlu diberikan pemahaman yang baik tentang sejarah bangsa, perjuangan para pendiri negara, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.

E-KTP Bukti Nyata

Dijelaskan, keterkaitan utama E-KTP dalam kerangka berbangsa dan bernegara diantaranya meliputi Identitas Nasional (Wawasan Kebangsaan) dimana E-KTP menjadi simbol pengakuan negara terhadap hak sipil seseorang sebagai warga negara Indonesia yang sah, merekatkan keberagaman suku dan agama dalam satu identitas tunggal. Kemudian wujud cinta tanah Air dan bela negara, dimana kepemilikan E-KTP merupakan bentuk ketaatan hukum dan kesadaran berbangsa. ” Data ini digunakan pemerintah untuk perencanaan pembangunan nasional,”jelasnya.

Baca Juga :  H. Marhot Harahap, SE Ketua DPC PBB Kota Medan Priode 2025-2030, "Insya Allah Berkah, Dukungan Sangat Saya Harapkan"

“Selanjutnya akses hak dan kewajiban sebagaimana dalam Pancasila sila kelima yakni dengan E-KTP, setiap warga negara memiliki kedudukan yang setara dalam mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, layanan perbankan, hingga hak pilih dalam pemilu,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Edi Saputra menjelaskan, saat ini dokumen fisik E-KTP mulai dilengkapi dan diverifikasi melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang disediakan oleh pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memperkuat integrasi data nasional. ” Untuk itu jangan sampai ada kita dengar seorang mahasiswa tapi tidak memiliki E-KTP,”tukasnya.

Sebelumnya Ketua Umum PK IMM FIKTI UMSU, Ferdiansyah Putra Pratama dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas digelarnya kegiatan wawasan kebangsaan yang dirangkai dengan dialog interaktif. Dia berharap bagi kalangan mahasiswa khususnya kader IMM benar-benar memanfaatkan dan menyerap informasi yang penting disampaikan para narasumber. (Husni Lubis)

-->