Forum Komdigi APEKSI XVIII di Medan, Rico Waas Tekankan Kedaulatan Digital dan Ketahanan Informasi

sentralberita|Medan~Kedaulatan bangsa di era modern tidak lagi hanya diukur dari wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga dari kemampuan mengelola data, menguasai informasi, serta menjaga kepercayaan publik di ruang digital. Hal itu mengemuka dalam Forum Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) yang menjadi bagian dari rangkaian APEKSI XVIII di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (1/7/26).

Forum dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan S.Pd. Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan transformasi digital kini menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintahan modern.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemerintah daerah harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pelayanan publik lebih cepat, efektif, dan akurat,” ujar Adlan.

Ia menekankan, komunikasi publik kini menjadi fungsi strategis dalam tata kelola pemerintahan. Media sosial pemerintah, menurutnya, harus menjadi ruang penyampaian informasi yang akurat sekaligus wadah aspirasi masyarakat.

“Ketika pemerintah terlambat memberi penjelasan, ruang itu akan diisi spekulasi,” kata Adlan.

Adlan juga menyoroti ancaman hoaks, disinformasi, hingga kejahatan digital seperti judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, pemerintah harus responsif menghadirkan informasi resmi berbasis data dan fakta, terutama saat situasi darurat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Erwin Hotmansyah Harahap, mengingatkan bahwa tantangan digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga aspek hukum dalam pengelolaan informasi publik.

Ia menegaskan pentingnya counter narrative berbasis data untuk meluruskan opini yang berkembang di media sosial. Erwin juga memaparkan inovasi digital Pemprov Sumut melalui aplikasi PASADA (Portal Satu Data) sebagai pusat data statistik sektoral yang memudahkan masyarakat dan investor mengakses data strategis daerah.

Sebelumnya, Kadis Kominfo Kota Medan, Arrahmaan Pane, menjelaskan Forum Komdigi digelar sebagai respons atas semakin kompleksnya tantangan transformasi digital. Mengusung tema Digitalization Insights, Better Government forum ini menjadi wadah berbagi wawasan dan praktik terbaik antar-Diskominfo se-Indonesia.

Forum Komdigi berlangsung pada 1–2 Juli 2026 dan diikuti 98 kepala Dinas Kominfo dari kota-kota anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia. Melalui forum ini, Kota Medan menegaskan komitmennya mendorong pemerintahan digital yang modern, adaptif, dan mampu membangun kepercayaan publik.

-->