Edi Saputra Ajak Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Menjaga Persatuan dan Memajukan Bangsa

sentralberita|Medan ~ Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Saputra, ST menggelar kegiatan sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada kalangan mahasiswa tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari berbagai kampus se Kota Medan, Sabtu (11/7/2026). Sosialisasi juga dirangkai dengan kegiatan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Medan.

Sosialisasi wawasan kebangsaan bertema : Mahasiswa Berkarakter Pancasila Membangun Kepemimpinan, Memperkuat Persatuan dan Menjaga Keutuhan NKRI di Era Digital. Edi Saputra menjelaskan, tujuan DPRD maupun pemerintah daerah melaksanakan sosialisasi wawasan kebangsaan dan Pancasila kepada mahasiswa merupakan program rutin, yang bertujuan untuk memperkuat nasionalisme, mengimplementasikan nilai-nilai luhur, dan menangkal paham radikalisme di kalangan generasi muda.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai implementasi Pancasila yakni cara mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kemudian memberikan penjelasan Pilar Kebangsaan, Penanaman kembali nilai dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Selanjutnya, Edi Saputra dalam sosialisasi tersebut juga memberikan penjelasan terkait peran mahasiswa dan pemuda: Edi Saputra mengajak agar mahasiswa menjadi garda terdepan atau Duta Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa dan memajukan negara.

Dijelaskan, di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, nilai-nilai kebangsaan dan ideologi Pancasila dihadapkan pada tantangan baru. “Generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki peran strategis dalam menjaga dan menyebarluaskan nilai-nilai luhur bangsa,” kata Edi Saputra, Anggota DPRD Medan dari daerah pemilihan (Dapil) IV.

Edi Saputra menegaskan, sosialisasi nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan bukan hanya menjadi tanggung jawab negara. Tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, terutama kalangan akademisi yang berada di garda depan pemikiran dan perubahan sosial.

” Di era digital, mahasiswa dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat komunikasi strategis dalam memperkuat jati diri kebangsaan dan menginspirasi masyarakat luas,”papar Edi Saputra yang juga Anggota Komisi 1 membidangi pemerintahan.

Maka dari itu, Edi Saputra kembali menegaskan dan berharap mahasiswa, sebagai kelompok yang melek teknologi dan kritis terhadap informasi, memiliki potensi besar dalam menjaga semangat kebangsaan melalui platform digital. “Saya berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya sebagai konsumen informasi, tetapi juga sebagai produsen konten yang mampu memengaruhi opini publik dan membentuk narasi kebangsaan yang positif,”katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, melalui kegiatan tersebut diharapkan juga kepada mahasiswa semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berkarakter, berintegritas, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Kami ingin para mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan mampu menjiwai nilai-nilai Pancasila. Dengan begitu, ketika mereka menjadi pemimpin bangsa, mereka dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam penyelenggaraan negara,”ujarnya.

Sosialisasi wawasan kebangsaan digelar Edi Saputra yang juga mantan Ketua Umum PC IMM Kota Medan kepada kalangan mahasiswa tersebut berlangsung akrab dan kekeluargaan. Kalangan peserta mahasiswa aktif berdiskusi dan tanya jawab. (Husni Lubis)

-->