Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen: PLN Harus Bertanggungjawab dan Beri Kompensasi

sentralberita|Medan~Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah ingkar janji. Pasalnya, gangguan kelistrikan (blackout) yang awalnya disebut-sebut membutuhkan waktu penormalan 6-8 jam tidak sesuai kenyataan.

Sejak padam pada Jumat (22/5/2026) pukul 18.45 WIB, sampai saat ini listrik di sebagian besar wilayah Kota Medan masih padam dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.

“Ini sudah hampir 24 jam listrik padam, berarti mereka ingkar janji. Masyarakat sudah sangat dirugikan, baik dari sisi ekonomi maupun aktivitas masyarakat jadi terkendala,” ketus Wong saat diwawancarai Mistar, Sabtu (23/5/2026).

Wong menegaskan, PLN harus memberikan kompensasi kepada masyarakat atas peristiwa yang terjadi sejak Jumat (22/5/2026) malam tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Medan Apreasi Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Semoga Medan Semakin Kondusif

“Sudah pasti masyarakat rugi atas kejadian ini, dari sisi mana pun pasti rugi. Kita minta ada kompensasi untuk masyarakat, karena kalau telat membayar iuran bulanan masyarakat dikenakan denda. Ini kesalahan PLN, maka juga harus ada kompensasi,” tegasnya.

Politisi PDIP ini mengatakan, PT PLN harus bisa memberi kepastian kapan listrik di seluruh wilayah Kota Medan bisa kembali normal.

“Saat ini kita tidak tahu kapan listrik bisa benar-benar hidup menyeluruh. Kita minta ada kepastian. Masyarakat sudah mengeluh, PT PLN harus bertanggungjawab,” katanya.

Jika kondisi ini terus berlangsung, Wong khawatir kondisi ini menjadi momen para pelaku kriminal menjalankan aksinya.

“Situasi gelap gulita tentu memancing terjadinya aksi kriminal. Kita tidak ingin itu terjadi. Sudah cukup masyarakat dirugikan atas kondisi listrik padam, jangan sampai merugikan hal lainnya lagi,” tutupnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumut Dukung Tindak Tegas Bagi Penyalahguna Narkoba
-->