Joni Walker Manik Resmi Pimpin Olala Sergai, Wadah Pelestarian Lagu Lawas dan Silaturahmi Lansia

sentralberita | Serdang Bedagai – Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai, Drs. H. Joni Walker Manik, MM, resmi ditetapkan sebagai Ketua Organisasi Lagu-Lagu Lawas (Olala) Sergai. Penetapan tersebut berlangsung dalam deklarasi Olala yang digelar di Jalan Pringgan, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Minggu (1/2/2026).
Penunjukan Joni Walker Manik sebagai ketua Olala Sergai berdasarkan Surat Keputusan Nomor 001/SK-OLALA/SB/II/2026 yang ditandatangani tujuh deklarator, yakni JW Manik, M. Abduh Lubis, Marno, Masrawi, Abd Hamid Batubara, Armen, dan Ahmadin Nasution. SK tersebut turut diketahui Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang serta Wakil Bupati Sergai Adlin Umar Yusri Tambunan.
Usai penetapan, Joni Walker Manik menyampaikan bahwa Olala dibentuk sebagai wadah ekspresi dan apresiasi terhadap lagu-lagu lawas atau lagu kenangan yang sarat nilai sejarah, emosi, dan makna kehidupan. Melalui kegiatan bernyanyi bersama, Olala diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepekaan sosial.
“Seperti yang diikrarkan, komunitas Olala memiliki tanggung jawab untuk merawat, melestarikan, dan menghidupkan kembali lagu-lagu lawas sebagai bagian dari kekayaan seni dan budaya bangsa,” ujar Joni.
Ia menegaskan, Olala akan menjunjung tinggi nilai persaudaraan melalui seni musik yang kreatif dan bermartabat, menjaga nama baik komunitas, serta berperan aktif dalam kegiatan seni, sosial, dan budaya di Kabupaten Sergai.
Pada kesempatan tersebut, Joni Walker Manik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sergai, DPRD Sergai, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Serdang Bedagai.
Sementara itu, Bupati Sergai H. Darma Wijaya, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. H. Kaharuddin, MM, menyampaikan bahwa bermusik di usia lanjut merupakan aktivitas positif yang mampu merajut silaturahmi dan membuktikan bahwa usia senja bukanlah akhir dari kreativitas.
“Kelompok lanjut usia memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah dan pembangunan daerah. Pengalaman, kebijaksanaan, serta nilai-nilai luhur yang dimiliki para lansia adalah aset berharga yang patut kita jaga dan hormati,” kata Darma Wijaya.
Ia menilai, kegiatan bermusik yang diusung Olala merupakan langkah positif dalam menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial para lansia. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sergai mendukung Olala untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, harmonis, dan berdaya.
Mengakhiri sambutannya, Darma Wijaya berharap Olala tidak hanya menjadi wadah berkumpul dan bermusik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam kegiatan sosial, pelestarian budaya, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menghormati dan menyayangi orang tua serta lanjut usia.
Sebelumnya, Ketua PWI Sergai Sugiono, S.Sos, yang diwakili Sekretaris Abdul Rahman Manik, turut memberikan apresiasi atas dideklarasikannya komunitas Olala. Menurutnya, lagu-lagu lawas memiliki pesan moral yang kuat dan sarat makna kehidupan di setiap liriknya.
Ia juga mendorong Olala untuk menghadirkan inovasi-inovasi baru di bidang seni dan budaya agar Serdang Bedagai semakin dikenal luas.
“Coba Olala berikan sesuatu yang bisa membuat Sergai dikenal lebih luas. Misalnya menciptakan lagu bernuansa ‘Sergai, Dambaan Mantab’,” ujarnya yang disambut antusias komunitas Olala dengan seruan “siap”.
Acara deklarasi tersebut turut dimeriahkan dengan pembacaan puisi berjudul “Indonesia Rinduku Olala” karya Ramli Priyatno yang dibawakan oleh Kamelia Sari, Sifa Auliani, dan Dini Anjani.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Sergai Achyar, SH, M.SP yang diwakili Kabid Hendi Suhendi, komunitas Dolmer “Dolok Merangir” Tua, serta sejumlah undangan lainnya. (SB/ARD)
