Meningkatkan Kapasitas Pelaku UMKM, PESADA, PPSW dan Tiktok Untuk Program Jalin Nusantara Hadir di Kampung Warna-Warni, Tiga Rihit

sentralberita | Parapat ~ Kampung Warna-Warni Tigarihit semakin terkenal setelah Menteri Pariwisata RI Sandiaga Uno meresmikannya menjadi Desa Wisata saat mendapat penghargaan menjadi 50 desa wisata terbaik di Indonesia tahun 2022 lalu.

Desa Wisata Kampung Warna Warni Tigarihit yang berada di Kelurahan Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun ini memiliki berbagai daya tarik dari alam dan kreatifitas penduduk yang perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak agar bertahan menjadi objek wisata di Parapat.

Hal ini disampaikan Sarma Erita Sigalingging Pendamping Desa Wisata PESADA saat menyampaikan bimtek sekaligus penyerahan inventaris bagi kelompok kuliner di Kampung Warna Warni Tigarihit, Jumat (21/6/2024).

Di Tigarihit menurutnya, hal yang menarik adalah nuansa kampung warna-warni dengan deretan rumah penduduk dilereng bukit yang tersusun rapi dengan posisi yang mengarah ke arah Danau Toba sehingga beberapa rumah disulap menjadi usaha homestay.

“Tak kalah kreatif juga penduduk Tigarihit yang menjajaki kuliner dan souvenir sehingga dirasa perlu bantuan dan dorongan inovasi dari berbagai mitra termasuk komunitas Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) dan Perkumpulan Sada Ahmo (PESADA),” ungkap Sarma Erita.

Baca Juga :  Polisi Pariwisata Poldasu Diundang Ke Kanada

PPSW & PESADA yang merupakan suatu lembaga yang fokus kepada Perempuan dan turut serta peduli memperjuangkan desa wisata kampung warna-warni dengan Kerjasama Tiktok bydance serta program Jalin Nusantara.

“Adapun kegiatan yang sudah dilakukan saat ini yaitu dengan kelas belajar kepada pelaku usaha (UMKM) desa wisata dan sudah terlaksana sebanyak 24 kali pertemuan dengan topik literasi bisnis yang bertanggung jawab, literasi keuangan, dan literasi digital,” lanjut Sarma.

Selain pengembangan kapasitas dengan kelas belajar PESADA bersama PPSW tetap memotivasi pelaku usaha dan mendampingi untuk promosi, pengurusan legalisasi usaha seperti NIB, NPWP, PIRT dan label halal.

“Perempuan sebagai pelaku usaha juga menyampaikan persoalan yang dihadapi terkait pemasaran produk yang sehari-hari tidak sesuai dengan harapan sehingga perlu peningkatan kapasitas termasuk cara mengelola aplikasi Tiktok untuk meningkatkan promosi produk sehingga banyak dikenal oleh masyarakat umum,” kata Sarma.

Baca Juga :  Berjualan di Medan Run 2023, Pelaku UMKM Peroleh Untung dan Senang

Pada kesempatan itu juga, Sarma mewakili PESADA dan PPSW menyerahkan pengadaan peralatan UMKM untuk digunakan oleh kelompok sehingga pelaku usaha maju, sejahtera dan tetap solid.

Ketua Pokdarwis Kampung Warna Warni Tigarihit Mike Wijaya Sinaga mengucapkan terimakasih kepada PESADA dan PPSW yang telah berkontribusi demi kemajuan Kampung Warba Warni Tigarihit.

“Kami ucapkan terimakasih kepada PESADA dan PPSW yang telah banyak membantu, mengajari, membimbing warga Tigarihit, mudah mudahan berkelanjutan dan masyarakat merasakan manfaat sebagai modal pelayanan prima untuk peningkatan ekonomi anggota Pokdarwis dan kaum ibu di Tigarihit,” ujar Mike Sinaga.

Hal senada disampaikan penanggung jawab UMKM kuliner Lusiarta Sihombing sangat berterimakasih atas pendampingan dan pembekalan yang dilakukan PESADA dan PPSW, telah banyak manfaat yang diterima sehingga telah menjadi modal bagi masyarakat anggota Pokdarwis dalam mengembangkan usahanya. (01/red)