RSUD Parapat Gelar Bimtek Cara Penanganan Pasien TBC Kepada Tenaga Medis

sentralberita | Parapat  ~ Rumah Sakit Umum (RSUD) Parapat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Dinkes Pemprovsu) melakukan Bimbingan dan Teknis (Bimtek) pelatihan penanganan pasien Tuberculosis (TB) bagi puluhan tenaga medis di RSUD dan Puskesmas Parapat yang digelar selama 3 hari (20-22/6/2024).

Direktur RSUD Parapat dr H. Jimmy Gultom MH saat pembukaan acara mengatakan bahwa topik bimtek dan pelatihan ini dalam rangka peningkatan SDM tenaga medis tentang bagaimana cara penanganan pasien TB yang profesional di RSUD Parapat dan Puskesmas Parapat.

“Bimtek ini merupakan program peningkatan kualitas dan SDM para tenaga medis setelah RSUD Parapat mendapat bantuan alat Tes Cepat Molekular (TCM) metode deteksi molekuler berbasis nested real-time PCR yang hasil diagnosanya dapat diketahui dalam waktu kurang lebih 2 jam,” ujar Jimmy, Kamis (20/6/2024).

Dikatakan puluhan peserta bimtek berasal dari tenaga medis RSUD Parapat dan Puskesmas Parapat, dilatih agar semua juknis dan SOP penanganan pasien TB dapat dilakukan terarah secara maksimal.

“Kepada peserta dipaparkan tentang penanganan pasien kasus TB, Logistik, Laboratorium, Laporan, Peta, Administrasi, Referensi, kedalam satu modul Software Sistem Informasi TB (SITB) yang ditetapkan pemerintah,” ungkap Jimmy.

Baca Juga :  Antusias Pengunjung Berbaur Saat Acara Old and New di Parapat

Setelah Bimtek peserta dari tenaga medis diharapkan dapat membuat data Diagnosis TBC dan pembagian wilayah rujukan, pengenalan faktor resiko TBC RO (high & low risk), Penggunaan kartrid XDR dan Alur diagnosis TB Monoresistan INH, Pemeriksaan, pemantauan dan pengobatan TBC.

Selain itu, Bimtek ini juga merupakan salah satu aplikasi yang sejalan dengan Gerakan Eta Marharoan Bolon dalam membangun Kesehatan di Simalungun yang diprakarsai oleh Bupati Simalungun Bapak Radiapoh Hasiholan Sinaga yang ditindak lanjuti oleh Direktur RSUD Parapat dr Henry Jimmy Gultom.

Dalam mendukung program Nasional Indonesia Bebas TBC di Kabupaten Simalungun maka Pelayanan Kesehatan Paru Di Poli Paru RSUD Parapat Kabupaten Simalungun dilayani oleh dua orang Dokter Spesialis Paru yaitu dr. Herbet Sp.P dan dr. Sahat Sp.P setiap hari Senin sampai Jumat.

Dijelaskan Direktur bahwa dalam bimtek mereka menghadirkan pemateri dari dokter dan konsultan penyakit TB Nasional diantaranya dr. R Lia Kusumawati Iswara, M.Biomed, SpMK(K), PhD, dr. Parluhutan Siagian M.Ked Sp P FiSR dan beberapa pemateri lainnya yang hadir selama 3 hari di RSUD Parapat.

Baca Juga :  Lewati Rambu Larangan Masuk, Sepeda Motor Laka Lantas di Parapat

Mewakili salah seorang pemateri dr. R Lia Kusumawati Iswara, M.Biomed, SpMK(K), PhD dalam paparan penanganan Laboratorium Teknikal TB menjelaskan bahwa bimtek ini sejalan dengan program nasional pengendalian TBC dan kebutuhan yang semakin meningkat akan peningkatan layanan diagnosis TB.

“Ini upaya strategis untuk mempersiapkan RSUD Parapat menjadi salah satu Rumah Sakit (Programmatic Management of Drug-Resistant Tuberculosis) PMDT di Simalungun,” ujar Lia Kusmawati yang juga penanggung jawab Laboratorium Rujukan TB Provinsi, RSUP H Adam Malik ini.

Adapun Aspek Utama dalam persiapan itu disebut Lia salah satunya dengan melakukan penguatan kapasitas layanan Laboratorium untuk memastikan diagnosis dan tatalaksana pengobatan pasien TBC sampai sembuh yang akurat, tepat dan juga aman bagi analis laboratorium TBC terutama pada kasus Resisten Obat. (01/red)