Acara Pengangkatan PPPK Pemkab Toba, Pesan Bupati “Jadilah ASN Naraja dan Beretos Kerja HIPAS”

sentralberita|Toba ~ Bupati Toba, Poltak Sitorus berpesan agar aparatur sipil negara melayani masyarakat dengan sikap ASN Naraja dan memiliki etos kerja HIPAS .

Hal ini disampaikan Poltak Sitorus dalam bimbingan dan arahannya pada Acara Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru, Kesehatan dan Teknis di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba TA 2023 yang digelar di Sopo Parsaoran Nauli , Tambunan, Kecamatan Balige, Senin (13/5/2024).

Menurut Poltak Sitorus,sikap ASN Naraja adalah Marugamo (peduli), Maradat (sopan santun), Marparbinotoan (pintar bijaksana), dan Maruhum (disiplin, taat hukum dan aturan). Selanjutnya etos kerja HIPAS adalah Hibas (cekatan), Padot (rajin), dan Togos (sehat dan kuat).

Sikap ini sendiri tidak jauh berbeda dari sikap core values ASN BerAKHLAK yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Selain itu kepada 805 orang PPPK yang menerima SK ini diingatkan agar mengetahui bahwa pekerjaan itu adalah penghormatan, anugerah, aktualisasi diri,jalan (jenjang karir),dan ibadah.

” Sebagai anugerah dari Tuhan maka bersyukurlah diwujudkan dengan berbuatlah yang baik.Apa yang anda tahu lakukan,” katanya

“Pesan saya mari kita berjuang bersama sama untuk kebaikan. Maka tahun 2024 ini tahun kemenangan bagi kita semua . Hari ini akan diberikan SK P3K bagi para pemenang,” sambungnya.

Ditegaskannya juga dalam Pemerintahan Kabupaten Toba yang dipimpinnya bahwa perubahan pertama dimulai dari diri kita yaitu tidak ada jual beli jabatan.

Jadi ,pesannya jadikanlah pekerjaan PPPK menjadi jalan peningkatan karir, tangga demi tangga dengan kontrak selama 5 tahun.

“Sian parbinotoan ni jolma do hadirionnna,” katanya dalam bahasa Batak yang berarti dari pengetahuan yang dimiliki oranglah yang membuat dikenal jati dirinya.

Dari total 805 PPPK yang kali ini menerima SK langsung dari Bupati Poltak Sitorus adalah guru sebanyak 655, 39 orang bidang teknis,dan 111 orang dari bidang kesehatan. (SB/mars~kom tob)