Beras Picu Inflasi Sumut Mei 3,66 Persen 

Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin pada Rilis Berita Resmi Statistik secara online.

sentralberita | Medan ~  Beras termasuk komoditas utama penyumbang inflasi yoy pada Mei 2023 bersama komoditi lainnya antara lain bensin, rokok kretek filter, angkutan dalam kota, ikan dencis, sewa rumah dan rokok kretek.

   
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Nurul Hasanudin mengatakan hal itu pada Rilis Berita Resmi Statistik yang digelar BPS secara online (YouTube) Senin (5/6).

   
Hasanudin menjelaskan pada Mei 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) gabungan lima kota di Sumatera Utara (Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli) sebesar 3,66 persen dengan IHK sebesar 113,18. 

Baca Juga :  Beras Tak Sesuai Standar, Salomo: Segera Kami Panggil Semua Pihak Terkait

   
Pada Mei 3023, dari lima kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara, inflasi yoy tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 4,39 persen dengan IHK sebesar 116,88 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 3,54 persen dengan IHK sebesar 114,55.

   
Ia mengatakan pada Mei 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) gabungan lima kota di Sumatera Utara (Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli) sebesar 3,66 persen dengan IHK sebesar 113,18. 

   
Dari lima kota IHK di Sumatera Utara, inflasi yoy tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 4,39 persen dengan IHK sebesar 116,88 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 3,54 persen dengan IHK sebesar 114,55.

Baca Juga :  Damkar Sergai Pos Sukadamai Evakuasi Ular Piton 4,5 Meter dari Dalam Rumah Warga

   
“Inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks harga kelompok pengeluaran,” katanya.(wie)

-->