Polres Pematang Siantar Lakukan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Himpunan Aksi Pemuda dan Mahasiswa

sentralberita | Pematang Siantar ~ Hal yang patut diapresiasi terhadap kinerja yang dilakukan oleh aparat Polres Pematang Siantar dalam mengamankan setiap aksi yang terjadi di kota ini secara humanis.

Pengamanan disetiap aksi Unras yang dilakukan aparat Polres Pematang Siantar bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas. Untuk kesekian kalinya Polres Pematang Siantar menjalankan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa yang digelar secara Humanis.

Pengamanan aksi unjuk rasa massa dari himpunan massa yang tergabung dalam aksi dari Kesatuan Aksi Mahasiswa dan Pemuda Siantar terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (Gempar), Koalisi Pemuda Siantar-Simalungun (Kopasis) dan Pemuda Milenial Kognitif (PMK).

Wakapolres Pematang Siantar Kompol Pardamean Hutahaean, S.I.K, M.H secara langsung memimpin pelaksanaan pengamanan terhadap jalannya unjuk rasa (Unras) turut didampingi Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung S.H dalam kegiatan aksi yang dilakukan oleh massa dari berbagai kesatuan aksi tersebut.

Pelaksanaan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa dimulai dari titik kumpul Lapangan Parawisata Jln. Merdeka Kec. Siantar Barat Kota Pematang siantar. Selanjutnya disepanjang rute aksi.

Aksi itu berlangsung di depan Kantor Kejari, Kantor Polres Pematang Siantar, Kantor DPRD Kota Pematang dan Kantor Walikota Pematang Siantar Jln. Merdeka Kota Pematang Siantar, Senin (03/04/2023) waktu pukul 10.00 WIB

Aksi unjuk rasa dipimpin oleh Koordinator Gading. S, dengan massa diperkirakan berjumlah lebih kurang dua puluh orang. Dalam aksi massa yang tergabung dari berbagai elemen kesatuan aksi, juga terkait dari perjuangan para mahasiswa se- tanah air yang turut melakukan gelombang aksi massa untuk menolak UU Cipta Kerja yang menindas hak anak bangsa, katanya “kami dari Pematang Siantar menolak pelaksanaan UU Cipta Kerja yang menindas masa depan kami generasi penerus bangsa, Usut tuntas dugaan pidana pemalsuan dokumen negara yang dilaporkan ke Kejari sebelumnya.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-80 Korps Brimob Polri, 24 Tim Pelajar Se-Pematangsiantar dan Simalungun Adu Taktik di Turnamen Bola Voli

Massa aksi meminta agar DPRD Kota Pematang Siantar membuat pansus penyertaan modal PD PAUS serta merekomendasikan pembubaran PD PAUS.

Selanjutnya ditengah aksi, para massa demonstran juga meminta DPRD untuk segera menyelesaikan Ranperda agar tidak menjadi lembaga yang mandul terkhusus Ranperda RT,RW,

Selanjutnya aksi massa meminta DPRD untuk menolak LKPJ Walikota Pematang Siantar, dan meminta APH proaktif mengawasi kebijakan strategis Pemko yang menggunakan anggaran negara. Massa juga mendesak agar dilakukan pembenahan secara menyeluruh bagi pejabat/aparatur, tata kerja dan kebijakan demi mengoptimalisasi tatanan pemerintahan di kota Pematang Siantar.

Massa Unras juga menuntut serta, agar melibatkan mahasiswa untuk turut andil dalam berpartisipasi memberikan masukan dan evaluasi terhadap kepemimpinan Walikota Pematang Siantar.

Para pendemo juga mendesak Kejari Pematang Siantar dan Kapolres Pematang Siantar untuk segera memanggil dan memeriksa terlapor Walikota Pematang Siantar dkk, dalam dugaan pemalsuan dokumen negara. Meminta Walikota dan Anggota DPRD untuk berefleksi diri akan apa saja yang sudah dilakukan selama menikmati uang rakyat sebagai pejabat. Seterusnya massa meminta DPRD segera menjelaskan ke publik terkait usaha pengajuan pemakzulan yang sudah menggunakan anggaran negara ratusan juta.

Setelah massa demonstran menerima penjelasan di kantor Kejaksaan dan Polres Pematang Siantar, para pendemo kembali melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD dan Kantor Walikota.
Massa tiba di depan Kantor Walikota Pematang Siantar dan melakukan orasi secara bergantian serta membacakan statement dan aspirasinya.

Baca Juga :  Polres Pematangsiantar Ungkap Kasus Pencurian, Penggelapan, Penadahan Ranmor dan Peredaran Narkoba

Terlihat secara terorganisir seluruh personil Polres Pematang Siantar berjaga-jaga dalam pelaksanaan pengamanan disepanjang unjuk rasa yang digerakkan dari berbagai kesatuan aksi massa tersebut. Secara pro aktif aparat Polres Pematang Siantar juga menengahi aksi unjuk rasa dengan memediasi kegiatan aksi.

Disaat Asisten I Pemko Pematang Siantar hadir dan memberikan tanggapannya, namun para demonstran bersikukuh untuk meminta kehadiran Walikota Pematang Siantar untuk memberikan tanggapannya dihadapan para massa aksi Unras.

Serangkaian dalam menyampaikan aspirasinya, massa aksi juga melakukan aksi bakar ban serta memajangkan tulisan tulisan pada kertas karton dan spanduk sebagai ornamen dalam aksi yang digelar para pendemo di depan Kantor Walikota Pematang Siantar.

Disepanjang jalan protokol Kota Pematang Siantar, terlihat personil Sat Lantas Polres Pematang Siantar menertibkan arus lalu lintas ketika aksi unjuk rasa digelar.

Kasat Lantas AKP Relina Lumbangaol saat dihubungi media ini, mengatakan arus lalu lintas dijalan utama kota Pematang Siantar berjalan tertib dan lancar.

Dalam apel yang digelar para personil Polres, Senin (03/04/2023) pukul 13. 30 WIB, Kapolres Pematangsiantar yang diwakili oleh Kabag SDM Kompol Henrik Situmorang, M.M menyampaikan terimakasih kepada para pengunjuk rasa karena sudah menjaga kekondusifan di Kota Pematang Siantar disaat dalam menyampaikan orasi serta aksi unjuk rasa (Unras) yang berlangsung berjalan Tertib, Aman dan Damai ungkap Kompol Henrik Situmorang, M.M. (SB/MPS)

-->