Ketum KAHIMMAH Serahkan Mandat Pengurus Sumut
Ketua Umum Presidium Nasional KAHIMMAH Dr H Hayatsyah Amarka MA menyerahkan surat mandat pembentukan kepengurusan Presidium Wilayah KAHIMMAH Provinsi Sumatera Utara kepada Muhammad Daud Siagian, Gusliadi Ritonga, dan Azrai Harahap, Minggu (5/6/2022) di Medan.(f-ist)
sentralberita | Medan ~ Presidium Nasional (PN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (KAHIMMAH) menyerahkan surat mandat pembentukan kepengurusan KAHIMMAH tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut).
Surat mandat pembentukan kepengurusan KAHIMMAH Provinsi Sumut langsung diserahkan oleh Ketua Umum PN KAHIMMAH Dr H Hayatsyah Amarka MA kepada Muhammad Daud Siagian, Gusliadi Ritonga, dan Azrai Harahap, Minggu (5/6/2022) di AW Cafe, Kompleks Perkantoran Al Washliyah Sumut, Jalan
SM Raja No 144, Medan.
“Kepada penerima mandat ini kita harapkan dapat membentuk kepengurusan Presidium Wilayah KAHIMMAH Provinsi Sumatera Utara selambat-selambatnya dalam 60 hari ke depan,” kata Hayatsyah didampingi Sekjen PN KAHIMMAH Rusli Damanik.
Sementara surat mandat untuk membentuk kepengurusan Presidium Daerah KAHIMMAH di kabupaten/kota di Sumut, antara lain diberikan kepada Medan, yakni Eko Marhaendy, Dr Nurul Ilmi, dan Zainul Abdi Nasution
dan Deli Serdang (Wan Ismail, Mujiono MPd, dan M Yunus SPdI).
Kemudian, Labuhan Batu-Labuhanbatu Selatan: Drs H Rahmat Hidayat Rambe MPd, H Badaruddin Barus, Muhammad Sanusi SPd MPdI, dan Muhammad Bandaharo Dalimunthe; Labuhanbatu Utara: Drs H Khairuddin Marpaung, Dr Asbin Pasaribu, dan Zurul Bakti Aziz.
Kota Tebing Tinggi: Abdul Firman SPd MSi, M Syahri Ramadhan Damanik SHI, H Zulkarnaen SAg; Tapanuli Bagian Selatan: Raja Ihsan Harahap SPd, Irham Habibi Harahap MPd, dan Mhd Amin Siregar SH; Asahan:
Syahrul Nasution; dan Tanah Karo: Tuah Aman SAg SH MH.
“Selain di Sumatera Utara, kami juga sedang menyiapkan mandat pembentukan KAHIMMAH di Provinsi DKI Jakarta, Aceh, Riau, dan insya Allah segera menyusul di provinsi lainnya,” sebut Hayatsyah yang merupakan Ketua Pimpinan Wilayah HIMMAH Sumut era tahun ’90-an.
Hayatsyah menjelaskan KAHIMMAH dideklarasikan berdiri pada tanggal 30 Januari 2021 dalam acara Silaturahmi Akbar di Aula Kampus Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, yang dihadiri sebanyak 250 orang alumni
HIMMAH.
HIMMAH sendiri, sambung Hayatsyah, berdiri sejak 30 November 1959 di Kota Medan. Hingga saat ini HIMMAH telah melahirkan puluhan ribu alumni yang tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia, bahkan di
luar negeri.
Alumni HIMMAH mengabdi di berbagai lapangan pekerjaan maupun profesi, mulai dari guru, dosen, dai, birokrat, TNI, Polri, politisi, pengacara, hakim, pengusaha, wartawan, dokter, hingga diplomat.
Nantinya melalui pengurus KAHIMMAH yang dibentuk secara terstruktur mulai dari pusat hingga daerah ini, salah satu tugasnya adalah mendata dan menghimpun alumni-alumni HIMMAH yang ada di wilayah masing-masing.
“Jadi tujuan KAHIMMAH ini berdiri adalah sebagai wadah bagi para alumni HIMMAH lintas generasi untuk kembali merajut silaturahmi, tempat berkumpul, dan tempat saling melepas rindu,” jelas Hayatsyah.
Hayatsyah menegaskan KAHIMMAH tidak akan menjadi organisasi bagian yang baru di Al Washliyah. Namun kehadiran KAHIMMAH juga diharapkan dapat memberi kontribusi bagi kemajuan organisasi Al Washliyah.
“KAHIMMAH akan berkontribusi untuk kemajuan organisasi Al Washliyah, bahkan insya Allah juga bagi umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (01/red)
