Ribuan Penonton Saksikan Kangen Band di PRSU ke-50, Dua Nenek Asal Karo Asyik Membaca Buku
Uli Beru Ginting (78) dan M Beru Sinuhaji (85).
sentralberita|Medan~Ribuan penonton memadati panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 menyaksikan penampilan Kangen Band, Sabtu (1/8/2026) malam.
Gemerlap lampu dan dentuman musik membuat kawasan arena konser dipenuhi lautan penggemar yang larut bernyanyi bersama hingga berakhir pukul 22.22 WIB.
Namun, di sudut lain kawasan PRSU, tersaji pemandangan yang tak seperti malam malam sebelumnya. Malam penuh gemuruh musik itu menunjukkan kebahagiaan tak selalu hadir dari hingar-bingar panggung. Terkadang, kebahagiaan cukup ditemukan dari sebuah buku, seporsi sate, dan kebersamaan bersama keluarga.
Di Paviliun Pulau Pinang, dua perempuan lanjut usia asal Kabupaten Karo tampak duduk santai sambil tekun membaca buku berjudul Potensi Peluang Investasi terbitan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2024.
Tanpa terusik riuh konser yang hanya berjarak beberapa ratus meter, Uli Beru Ginting (78) dan M Beru Sinuhaji (85) membalik lembar demi lembar buku dengan penuh perhatian.
Hiruk-pikuk panggung musik seolah tak mampu mengalihkan fokus keduanya terhadap beberapa buku bacaan yang mereka dapat setelah mengunjungi beberapa paviliun pemerintah daerah.
Momen jarang terjadi itu menjadi potret sederhana, namun sarat makna. Di tengah dominasi hiburan dan keramaian, semangat literasi tetap hidup, bahkan mereka yang telah memasuki usia senja.
Suasana semakin hangat ketika keduanya menikmati seporsi sate dan bakso yang disiapkan sang anak. Sambil menyantap hidangan, mata mereka sesekali menelusuri isi buku, pemandangan yang mengundang senyum para pengunjung.
Kehadiran dua nenek itu seakan mengingatkan bahwa PRSU bukan hanya menjadi ruang hiburan, kuliner, dan konser musik, tetapi juga tempat lahirnya kisah-kisah human interest.
Di tengah gegap gempita panggung utama, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan budaya membaca tetap menemukan tempatnya.
”Sehat-sehat kita ya, Nak. Terima kasih sudah memperhatikan kami,” ujar M Beru Sinuhaji, yang telah memiliki 25 cucu, sambil tersenyum sebelum pulang bersama keluarganya tanpa menunggu penampilan Kangen Band berakhir.
Sementara itu, Kangen Band sukses menghibur ribuan penonton dengan deretan lagu andalannya, seperti Yolanda, Kembali Pulang, Cinta Sampai Mati, Penantian yang Tertunda, Tentang Aku, Kau dan Dia, Tentang Bintang, Selingkuh, Pujaan Hati, Jangan Bertengkar Lagi, hingga Lelaki Cadangan.
Di malam yang dipenuhi gemuruh musik itu, dua nenek asal Karo justru menunjukkan bahwa kebahagiaan tak selalu hadir dari hingar-bingar panggung. Terkadang, kebahagiaan cukup ditemukan dari sebuah buku, seporsi sate, dan kebersamaan bersama keluarga.
Teks foto : Uli Beru Ginting (78) dan M Beru Sinuhaji (85).
