Kuliner Legandaris Nasi Kandar dari Pulau Pinang Malaysia Dipamerkan di PRSU

sentralberita|Medan ~ Kuliner legendaris berupa replika nasi kandar dari negara tetangga Pulau Pinang, Malaysia, ikut tampil pada pameran yang cukup meriah di Pekan Raya Sumut (PRSU) ke-50 tahun 2026 digelar di Kota Medan.
“Kuliner nasi kandar, untuk saat ini belum ada dijual di PRSU, karena belum tersedianya bahan rempah yang dibawa dari Pulau Pinang.Kemungkinan pada PRSU tahun 2027 nanti, sudah bisa dijual kepada pengunjung,” ucap perwakilan Pejabat Kerajaan Negeri Pulau Penang, Malaysia, Muhammad Akmal Samsudin, kepada wartawan di PRSU, Medan, Minggu (12/7).
Ia menyebutkan, replika nasi kandar ini sengaja dipamerkan di PRSU. Apabila ada wisatawan dari Indonesia yang berkunjung ke Pulau Pinang, dan Kuala Lumpur, maka mereka sudah mengetahui bahwa kuliner nasi kandar seperti yang dipamerkan di PRSU.
Nasi kandar ini sejarahnya berasal dari Pulau Pinang yang diperkenalkan oleh pedagang India Muslim.Nasi kandar ini dulunya dijual dengan menggunakan alat berupa keranjang yang dipikul menggunakan kayu.
Nasi kandar yang sudah berusia cukup lama ini, khususnya dijual di Pelabuhan Kapal di Pulau Pinang.
“Nasi kandar ini cukup terkenal, dan biasanya tamu-tamu dari negara asing, khususnya warga Indonesia yang melancong ke Pulau Pinang, mencari makanan nasi kandar. Karena cita rasanya sesuai dengan selera orang Indonesia,” ucapnya.
Akmal mengatakan, para pengunjung yang datang ke paviliun Pulau Pinang, sering menanyakan apakah ada kuliner nasi kandar. Dan petugas jaga paviliun Pulau Pinang, mengatakan belum ada menjual nasi kandar.Nasi kandar yang dipajang di lokasi stan, hanya berupa replika (contoh).
“Semoga tahun 2027, kita akan membawa nasi kandar ke PRSU.Dan bisa dirasakan para pengunjung serta membelinya di paviliun Pulau Pinang,” kata Akmal.
Sebelumnya, paviliun dari Pulau Pinang, Malaysia menampilkan kuliner roti benggali di PRSU ke-50 tahun 2026 mengusung tema “Harmoni Emas” yang digelar di Kota Medan.
Ajang tahunan Pemprov Sumut ini menyuguhkan atmosfer yang lebih estetik, modern, dan pastinya bikin pengunjung betah berlama-lama.Menariknya, kemeriahan PRSU kali ini tidak hanya milik lokal. Salah satu negara tetangga Malaysia, ikut ambil bagian untuk meramaikan suasana. Melalui Paviliun Pulau Penang yang hadir sebagai paviliun internasional khusus, pengunjung diajak “terbang” ke Malaysia tanpa perlu menyiapkan paspor!
Sejak dibuka pada 3 Juli 2026, paviliun ini hampir tidak pernah sepi pengunjung. Daya tarik utamanya apalagi kalau bukan deretan kuliner khas Penang yang menggugah selera, pameran budaya, hingga produk-produk UMKM kreatif.
“Bagi saya pribadi, ini adalah partisipasi kedua setelah tahun 2023,” ujar dua perwakilan Pejabat Kerajaan Negeri Pulau Penang, Mohd Juwaidi bin Mohd Nasir dan Pn Syarmilia chek Ani, kepada wartawan di PRSU, Senin (6/7).
Juwaidi mengakui bahwa antusiasme warga Medan dan sekitarnya sangat luar biasa. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk melihat-lihat, tetapi juga memborong produk yang dipamerkan.
Pada PRSU 2026 ini, mereka tampil lebih spesial. Pihak pengelola sengaja membuka stan langsung di area depan paviliun agar pengunjung bisa langsung jajan kuliner otentik di tempat.
“Kami membawa langsung makanan khas Pulau Penang seperti nasi lemak, roti canai, teh tarik, hingga char kwetiau,” jelasnya.
Pn Syarmilia chek Ani, menjelaskan salah satu kuliner primadona mereka, yaitu char kwetiau. Hidangan ini merupakan mi pipih berbahan tepung beras yang ditumis kilat dengan saus gelap, tauge segar, kucai, udang, dan telur. Aromanya dijamin langsung bikin perut keroncongan!
Menurut Syarmilia, lidah orang Sumatera Utara sebenarnya sudah sangat akrab dengan menu seperti nasi lemak atau roti canai. Namun, tahun ini mereka ingin mengenalkan lebih banyak variasi baru.
Salah satu yang wajib dicoba adalah roti benggali yang super nikmat jika dicocol ke kuah kari daging hangat, lalu dibilas dengan manisnya teh tarik.
“Selain itu, pihak Kerajaan Pulau Penang pada tanggal 18 Juli nanti akan menyajikan mie sotong, selain roti canai, nasi lemak dan char kwetiau,”katanya.
