Bunga untuk Keadilan : Hinca Panjaitan Ajak Polres Karo Tebarkan Keharuman Pelayanan

sentralberita|Kato~ Suasana berbeda tampak di Mapolres Karo, Jumat (26/6/2026) sore. Anggota Komisi III DPR RI, Dr. Hinca IP Panjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS., datang bersama puluhan petani bunga membawa rangkaian bunga sebagai simbol harapan agar pelayanan kepolisian senantiasa menghadirkan kedamaian dan keadilan bagi masyarakat.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB di Aula Pur Pur Sage Mapolres Karo diterima langsung Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi para Pejabat Utama Polres Karo.
Hinca hadir bersama Forum Petani dan Pemerhati Bunga dari Desa Raya, Desa Ajijulu, Desa Aji Jahe, Desa Ajimbelang, dan Desa Sumber Mufakat yang dipimpin Karya, serta Relawan Pink Kabupaten Karo.
Kapolres Karo mengapresiasi kunjungan tersebut yang dinilainya unik dan sarat makna. Menurutnya, bunga menjadi simbol harapan agar Polri terus menghadirkan pelayanan yang menenangkan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Hinca menjelaskan bahwa dirinya sengaja mengajak para petani bunga untuk memperjuangkan aspirasi mereka sekaligus mengangkat potensi Kabupaten Karo sebagai salah satu sentra bunga terbesar di Indonesia yang mampu bersaing dengan Tomohon.
Ia menegaskan bunga merupakan lambang cinta, keharuman dan kedamaian. Melalui simbol tersebut, Hinca mengajak jajaran Polres Karo terus menghadirkan pelayanan hukum yang berkeadilan dengan menjunjung semangat Justice Delayed, Justice Denied, bahwa keadilan tidak boleh ditunda.
Hinca juga mengapresiasi kinerja Polres Karo yang dinilai responsif menindak lanjuti aduan masyarakat, khususnya dalam pemberantasan perjudian dan penyalahgunaan narkotika. Menurut laporan yang diterimanya, sekitar 90 persen penyakit masyarakat di Kabupaten Karo, terutama praktik perjudian dan peredaran narkoba, telah berhasil ditekan melalui langkah penegakan hukum Polres Karo.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung. Sebagai bentuk penghargaan, Hinca menyerahkan buku karyanya berjudul “Polisi Jagung, Polisi Jago dan Unggul” kepada Kapolres Karo. Buku tersebut mengulas kiprah Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari implementasi program Presiden RI.
Pada kesempatan yang sama, Hinca turut menyampaikan ucapan selamat kepada mantan Kasat Reskrim Polres Karo AKP Eriks R., S.T. atas promosi jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu.
Usai dialog, Hinca bersama para petani bunga dan Kapolres Karo meletakkan rangkaian bunga secara simbolis di sejumlah ruang pelayanan, khususnya ruang Kapolres dan Satreskrim Polres Karo.
Kegiatan ditutup dengan peresmian Ruang “Justice Delayed, Justice Denied – Hinca Panjaitan” di Satreskrim Polres Karo yang akan difungsikan sebagai ruang penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice, sebagai wujud komitmen menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, bermanfaat, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
