Berondolan Sawit Berujung Luka Tembak, Oknum Polisi di Perkebunan Milano Labuhanbatu jadi Sorotan

sentralberita | Labuhanbatu~ Dugaan tindakan kekerasan yang melibatkan oknum personel kepolisian kembali menjadi sorotan. Seorang pria berinisial RA, warga Desa Cabang Dua, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, dilaporkan mengalami luka serius setelah diduga ditembak oknum polisi di areal perkebunan kelapa sawit PT Perkebunan Milano Cabang Dua Estate, Jumat (9/10/2026) siang.

Korban yang disebut-sebut dituduh mencuri berondolan sawit milik perusahaan itu kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisinya memprihatinkan setelah diduga terkena tembakan di bagian pinggang dan betis.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius mengenai prosedur penggunaan senjata api oleh aparat, terlebih jika tindakan tersebut terjadi kepada warga sipil.

Berdasarkan keterangan seorang saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan, insiden bermula ketika korban diduga kedapatan mengambil berondolan sawit di kawasan perkebunan yang berada di bawah naungan Wilmar Group tersebut.

Saat korban berupaya melarikan diri dari kejaran petugas yang tengah melakukan pengamanan di lokasi, tembakan diduga dilepaskan hingga mengenai tubuh korban.

“Korban ketahuan mencuri berondolan di kebun Milano. Pas berusaha lari, korban ditembak kena pinggang sama betis,” ungkap sumber.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Rantauprapat menggunakan ambulans milik perusahaan sekitar pukul 22.00 WIB. Sebelumnya, korban sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

Di tengah kondisi korban dan beredarnya informasi mengenai dugaan penembakan tersebut, Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan, hingga berita ini dikirim ke Redaksi belum bersedia memberikan keterangan. (SB/BS)

-->