Bangun Generasi Emas 2045, Pemkab Sergai Fokus pada Layanan Ramah Anak dan Cegah Stunting

sentralberita | Serdang Bedagai – Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya melantik Pengurus Kelompok Kerja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sergai periode 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Pendopo Kerajaan Bedagai, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (20/8/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menegaskan pembangunan generasi emas Indonesia 2045 harus dipersiapkan sejak usia dini.

“Kalau kita ingin memiliki generasi emas pada tahun 2045, maka fondasinya harus kita bangun sejak usia emas anak-anak kita hari ini,” ujar Darma Wijaya.

Ia mengatakan PAUD memiliki posisi strategis. Selain mengenalkan angka dan huruf, PAUD juga menjadi ruang untuk membangun karakter, kemampuan sosial dan emosional, kemandirian, kreativitas, serta kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Karena itu, Bupati berharap Pokja Bunda PAUD tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga penggerak yang memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Pokja harus mampu mendorong keterlibatan pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan berbagai sektor terkait agar memiliki perhatian dan gerakan yang sama dalam membangun anak-anak kita,” katanya.

Bupati menyampaikan empat hal yang perlu menjadi perhatian Pokja Bunda PAUD setelah pelantikan.

Pertama, memastikan tersedianya layanan PAUD yang berkualitas dan ramah anak. Lingkungan belajar harus aman, menyenangkan, serta sesuai tahapan tumbuh kembang anak.

Kedua, memperkuat transisi dari PAUD ke Sekolah Dasar yang menyenangkan. Kesiapan anak memasuki SD tidak hanya diukur dari kemampuan membaca, menulis dan berhitung, tetapi juga kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, mengelola emosi, dan belajar mandiri.

Ketiga, memperkuat sinergi dalam pencegahan dan penurunan stunting. Pokja Bunda PAUD perlu berkolaborasi dengan Posyandu, Puskesmas, keluarga, serta perangkat daerah terkait.

Keempat, memperkuat peran orang tua. “Pendidikan anak tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah karena pendidikan pertama dan utama dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Bupati juga meminta keberhasilan Pokja diukur dari dampak nyata terhadap anak.

“Saya ingin keberadaan Pokja Bunda PAUD memberikan dampak nyata. Ukuran keberhasilan bukan hanya berapa banyak program yang dilaksanakan, tetapi berapa banyak anak yang menjadi lebih sehat, lebih siap belajar, lebih percaya diri, lebih berkarakter dan mendapatkan kesempatan tumbuh yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua Pokja Bunda PAUD Sergai Aini Zetara Adlin Tambunan mengatakan pelantikan merupakan awal tanggung jawab bersama untuk menyiapkan generasi terbaik Sergai.

Ia menegaskan Pokja tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi diperlukan dengan pemerintah daerah, perangkat daerah, Bunda PAUD kecamatan dan desa/kelurahan, satuan PAUD, pendidik, Posyandu, Puskesmas, TP PKK, pemerintah desa, dunia usaha, masyarakat, serta orang tua.

“Mari kita bekerja dengan hati, bergerak bersama dan memastikan setiap program yang kita lakukan benar-benar kembali kepada kepentingan anak,” ujar Aini Zetara.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyematan pin Pokja Bunda PAUD oleh Bunda PAUD Sergai Ny. Rosmaida Darma Wijaya kepada Ketua Pokja Aini Zetara Adlin Tambunan.

Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala perangkat daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan yang juga Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Sergai Ny. Mafa Yanni Suwanto, camat se-Kabupaten Sergai, para Bunda PAUD Kecamatan, dan seluruh pengurus Pokja Bunda PAUD Sergai. (SB/ARD)

-->