Aksi LSM PAKAR RI di Kantor Bupati Sergai Berjalan Damai, Tuntut Proses Hukum Kades Sukajadi
sentralberita | Serdang Bedagai ~ Aksi penyampaian pendapat oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Penegak Amanah Kedaulatan Rakyat Indonesia (LSM PAKAR RI) berlangsung aman dan tertib di Kantor Bupati Serdang Bedagai, Sei Rampah, Kamis (3/9/2026).
Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam yang dikaitkan dengan Kepala Desa Sukajadi, Kecamatan Perbaungan, berinisial M.
Koordinator aksi menyampaikan, pihaknya meminta agar dugaan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Massa juga mendesak agar Kepala Desa Sukajadi diproses hukum dan dicopot dari jabatannya.
Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati, massa kemudian menyerahkan surat tuntutan kepada pihak Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sergai untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Semula aksi direncanakan berlangsung di Mapolres Serdang Bedagai. Namun lokasi penyampaian pendapat dipindahkan ke Kantor Bupati setelah adanya koordinasi antara pihak kepolisian dengan peserta aksi.
Kasat Intelkam Polres Serdang Bedagai IPTU Sukma Atmaja, S.H., M.H. mengatakan, komunikasi dan pendekatan persuasif dilakukan agar penyampaian aspirasi masyarakat tetap berjalan dalam suasana aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
IPTU Sukma Atmaja menegaskan, kepolisian tetap menjalankan tugas pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama aksi berlangsung, personel Polres Serdang Bedagai bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sergai diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan tetap berjalan.
Berkat koordinasi antara kepolisian, Satpol PP, dan peserta aksi, seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berlangsung kondusif hingga massa membubarkan diri dengan tertib. (SB/ARD)
