Mimpi 22 Anak Labuhanbatu Menuju Al-Azhar, Bupati Maya Titip Pesan

sentralberita |Labuhanbatu–Kebanggaan menyelimuti Kabupaten Labuhanbatu. Sebanyak 22 putra-putri terbaik daerah mendapat kesempatan menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam tertua dan terkemuka di dunia.
Pelepasan para calon mahasiswa sekaligus penyerahan bantuan pendidikan dilakukan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,di Aula Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Selasa (6/10) malam.
Bagi Bupati Maya, keberangkatan 22 generasi muda tersebut bukan sekadar perjalanan akademik ke luar negeri. Lebih dari itu, kesempatan tersebut menjadi pintu bagi mereka untuk memperluas wawasan, membangun pengalaman internasional, sekaligus membawa nama baik keluarga dan Kabupaten Labuhanbatu.
“Ini adalah hal yang luar biasa. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berangkat dan menimba ilmu di Mesir,” ujar Maya.
Ia berpesan agar kesempatan berharga tersebut tidak disia-siakan. Para calon mahasiswa diminta belajar sungguh-sungguh, mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru, serta menjaga nama baik diri, keluarga dan daerah.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga dan daerah. Jadikan kesempatan ini sebagai bekal untuk kembali memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Dukungan terhadap keberangkatan para mahasiswa juga mendapat apresiasi dari Ketua Ikatan Alumni Al-Azhar Centre Kabupaten Labuhanbatu, Dr. H. Rendi Fitra Yana. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama Baznas atas perhatian terhadap pendidikan generasi muda.
Menurutnya, pendidikan di Al-Azhar tidak seharusnya hanya berorientasi pada perolehan gelar. Ilmu yang didapat harus mampu membentuk karakter sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
“Jangan hanya mengejar gelar, tetapi jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.
Rendi juga menitipkan pesan penting agar para calon mahasiswa tidak melupakan tanah kelahiran setelah menyelesaikan pendidikan di Mesir.
“Jangan lupakan Labuhanbatu. Kembalilah suatu saat nanti dan abdikan ilmu yang telah diperoleh untuk masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Mewakili para calon mahasiswa, Ufairoh Sarumpaet menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia berkomitmen bersama rekan-rekannya memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab demi meraih cita-cita sekaligus mengharumkan nama Labuhanbatu.
Pelepasan 22 calon mahasiswa tersebut turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Rektor Universitas Al Washliyah Labuhanbatu, para Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, sejumlah kepala OPD, Ketua Baznas, Ketua Muhammadiyah Labuhanbatu, perwakilan Kemenag Labuhanbatu serta para orang tua calon mahasiswa.
Keberangkatan 22 putra-putri Labuhanbatu ke Mesir diharapkan menjadi awal lahirnya generasi muda yang tidak hanya berilmu dan berkarakter, tetapi juga memiliki kepedulian untuk kembali mengabdi dan membangun daerah.
Dari Labuhanbatu menuju Kairo, mereka membawa satu harapan: menuntut ilmu setinggi mungkin dan suatu hari kembali membawa ilmu tersebut untuk kemajuan daerah, sejalan dengan semangat “Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa Menata Kota.” (SB/BS)
