Di Balik Meja dan Pengabdian

sentralberita ~ Fajar belum sepenuhnya benderang, ketika langkah kaki mulai bergegas tenang.
Membawa sebongkah tanggung jawab di pundak, menyusuri koridor waktu yang tak pernah melambat.

​Di balik tumpukan berkas dan meja kerja, ada lembar-lembar amanah yang mesti dijaga.
Bukan sekadar rutinitas yang berulang dari angka ke angka, tapi tentang pelayanan, dedikasi, dan ketulusan jiwa.

​Setiap coretan pena adalah keputusan, setiap kalimat yang tersusun adalah pengabdian.
Membantu yang buntu, menata yang keliru, menjadi jembatan bagi kemaslahatan yang baru.

​Pekerjaan ini memang melelahkan ragawi,
memeras peluh dari pagi hingga petang hari.

Namun di ujung hari, saat semua tugas tuntas diselesaikan, ada damai yang merayap, sebuah kepuasan yang tak terucapkan.

Baca Juga :  Dari Balik Jeruji Menuju Jalan Ilahi, Kisah Warga Binaan Lapas Menghafal Al Qur’an

​Sebab bekerja bukan hanya tentang upah yang dinanti, melainkan cara terbaik untuk memberi arti bagi negeri.

 

Karya; Rizal 4G

-->