Keberarangkatannya Menuju Tanah Suci Bukan Kemampuan Finansial, Tapi Satu Rumus: Niat+Istikamah=Jalan

sentralberita|Medan~Panjang, koper Said dan istri sudah di depan pintu. “Isinya ihram, mukena, Al-Qur’an kecil, dan obat. Tidak penuh oleh-oleh. Tapi hati kami penuh. Penuh syukur karena Allah mampukan hamba-Nya,” kata Said.

Ia menegaskan, keberangkatannya bukan karena kemampuan finansial. “Saya hanya staf pengajar. Tapi Allah ajari saya satu rumus: Niat + Istikamah = Jalan. Bukan gaji yang memberangkatkan kami. Tapi keyakinan bahwa kalau sudah niat, langit pun akan ikut mendoakan.”ujarnya yang akan berangkat pada Kloter 17 Embarkasi Medan

Kepada masyarakat yang masih ragu mendaftar haji karena kendala biaya, Said berpesan, “Percayalah. Mulai saja dulu dari niat sehari. Allah tidak tidur. Dia lihat setiap koin yang kamu sisihkan sambil menyebut nama-Nya.”

Baca Juga :  8.350 Jemaah Haji Embarkasi Medan, Proses Pemulangannya Dimulai 12 Juni 2025

Said dan istri memohon doa agar diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, dan pulang menjadi haji yang mabrur. “Doakan kami ya. Semoga pulang bisa jadi pribadi yang lebih baik. Dari kami, dua hamba yang pas-pasan di mata manusia, tapi dicukupkan oleh-Nya. Labbaikallahumma Labbaik,” tutupnya.

-->