MJ Ketua DPC PAPPRI kabupaten Mandailing Natal 2026 – 2031

ssentralberita | Padangsidempuan ~ Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (DPC PAPPRI) Kabupaten Mandailing Natal periode 2026-2031 di kukuhkan oleh DPD PAPPRI Sumatera Utara.

Kepercayaan untuk memimpin sebuah organisasi seni bertarap Nasional ini diberikan kepada Mulyadi P Jambak sebagai ketua, didampingi Thomas Djordi sebagai sekretaris dan Elvi Adila sebagai bendahara. Pengukuhan berlangsung di Gedung Nasional, Kota Padang Sidimpuan, pada Senin, 16 Februari 2026.

Mulyadi sebagai ketua diharapkan mampu membawa organisasi lebih aktif dalam membina artis, penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik di wilayah Mandailing Natal. Serta diyakini mampu memperkuat kolaborasi antar pelaku seni serta meningkatkan kualitas karya musik daerah.

“Terimakasih kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD Sumut) PAPPRI yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin DPC PAPPRI Madina, semoga amanah yang diberikan ini dapat saya jalankan dengan baik dengan harapan PAPPRI akan menjadi organisasi yang mendorong kemajuan ekosistem musik lokal serta mampu membuka ruang yang lebih luas untuk berkarya bagi para seniman di Mandailing Natal”, sebut Mulyadi.

Pengukuhan oleh DPD PAPPRI Sumatera Utara “Dr. Erucakra Mahameru, B.Mus., MM selaku Ketua, Winwin Yestika, SE sebagai Sekretaris, dan Nuning Putriani, S.Sn., M.Sn sebagai Bendahara. Dilaksanakan serentak untuk pengurus DPC PAPPRI mulai dari: Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Paluta, Palas, dan Mandailing Natal.

Baca Juga :  Ketua Tim Pembina Posyandu Sergai Nilai Lomba Posyandu Bidang Kesehatan

Selain posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, keberadaan Dewan Penasehat DPC PAPPRI Madina diharapkan mampu memberikan pertimbangan strategis, arahan kebijakan, serta dukungan moral bagi seluruh kegiatan organisasi ke depan. Peran ini dinilai penting dalam menjaga stabilitas dan profesionalitas organisasi profesi musik di daerah.

Salah satu tokoh yang bergabung sebagai penasehat adalah H. Erwin Efendi Lubis, SH yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal. Kehadiran pimpinan legislatif tersebut dipandang mampu memperkuat sinergi antara organisasi profesi musik dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong kebijakan yang mendukung perkembangan seni dan budaya lokal.

Selain itu, dua tokoh lain yang turut mengisi posisi Dewan Penasehat adalah Defrion dan Ahmad Syukri. Keduanya dikenal aktif dalam berbagai kegiatan seni serta sosial kemasyarakatan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif luas dalam menentukan arah gerak organisasi.

Tidak hanya memperkuat struktur penasehat, DPC PAPPRI Madina juga menghadirkan dukungan hukum bagi anggotanya. Sebanyak empat advokat dari LBH Menara Keadilan disiapkan untuk memberikan pendampingan apabila anggota menghadapi persoalan hukum saat menjalankan profesi seni.

Baca Juga :  Ketua Pewarta Polrestbes Medan Terima Kunjungan dari Sohib Lama AKP J Simamora

Keempat advokat tersebut adalah Solahuddin, S.H.I., M.H; Mahfuz Rosyadi, SH; Ucok Sugiarto, SH; dan Sahrul Ramadan, SH. Kehadiran tim hukum ini menjadi bentuk komitmen organisasi dalam melindungi hak serta keamanan profesional para seniman.

Dengan struktur kepengurusan yang semakin lengkap, DPC PAPPRI Madina diharapkan mampu mendorong kemajuan seni musik daerah, memperkuat perlindungan bagi pelaku seni, serta membangun kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah dan masyarakat.

Ketua DPD “Dr. Erucakra Mahameru, B.Mus., MM dalam sambutannya mengajak seluruh DPC yang telah dikukuhkan agar sama-sama berjuang memajukan musik indonesia khususnya di wilayah tugas masing-masing. Selain itu, beliau juga menegaskan agar pengurus menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan bertanggung jawab, serta mampu bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

DPC PAPPRI Mandailing Natal diharapkan mampu menjalankan fungsi organisasi secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Serta menjadi momentum penting untuk mendorong kemajuan ekosistem musik lokal serta memperluas ruang berkarya bagi para seniman di Mandailing Natal.( FS)

-->