Raih 4 emas, 3 perak, 6 perunggu, Kecamatan Medan Amplas Juara Umum Cabor Panahan di Porkot 2024

sentralberita | Medan ~  Kontingen Kecamatan Medan Amplas berhasil menjadi juara umum di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan ke-XIV tahun 2024 Cabang Olahraga (Cabor) Panahan pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan AR Archeri Komplek TPI Ringroad, Minggu (16/6/2024).

Pada perhelatan event olahraga tahunan ini untuk Cabor Panahan diikuti 16 Kecamatan dari 21 Kecamatan di Kota Medan yaitu, Johor, Baru, Labuhan, Selayang Tembung, Belawan, Helvetia, Area, Tuntungan, Timur, Barat, Sunggal, Denai, Amplas, Perjuangan, dan Marelan, dengan jumlah atlet keseluruhan sebanyak 122 peserta.

Kontingen Kecamatan Amplas berhasil meraih 4 emas, 3 perak, 6 perunggu dari hasil tersebut memastikan diri menjadi juara umum diikuti oleh Tuntungan dengan 4 emas, 1 perak, 1 perunggu dan Selayang 2 emas, 3 perak, 3 perunggu.

Sedangkan Johor 1 emas, 3 perak, 1 perunggu, Labuhan 1 emas, 2 perak, Timur 1 emas, Barat 1 emas, tembung 1 perunggu. Sementara untuk di nomor lomba putra 50 Meter – Recurve yang memperoleh medali perak dan perunggu nihil.

Ketua Umum (Ketum) KONI Medan Drs. Eddy H Sibarani, M.Si dalam sambutannya menyampaikan kepada para atlet yang meraih juara untuk tidak cepat berpuas diri.

“Jadi yang pertama sasaran Porkot memperbanyak atlet penjaringan itu sudah di jawab Panahan Kota Medan, atlet kota bertambah,” kata Ketum KONI Medan Eddy dan disaksikan langung oleh Ketua Umum KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis yang sempat berkunjung melihat jalannya pertandingan.

Baca Juga :  BNI Indonesia Masters 2023: Zaidan/Felisha dan Marwan/Jessica Kompak ke Delapan Besar

Yang kedua kita lihat ini, tutur Ketum KONI Medan, sudah bertanding lapangan yang memang khusus lapangan Panahan, ini kan sudah peningkatan-peningkatan semua.

Ia berharap mudah-mudahan dengan dukungan orang tua, dukungan klub-klub dan tersediaanya lapangan seperti ini, prestasi kita bisa meningkat dan peserta bisa lebih banyak lagi.

Jadi tolak ukur organisasi berkembang (Perpani – red) itu tadi indikatornya, ungkap Eddy, atlet bertambah, saran ada, organisasi jalan.

“Ini akan memberikan suatu secerca harapan kita ke depan sehingga Panahan ini menjadi olahraga yang diminati. Bagi yang sudah juara tetap harus bersemangat jangan langsung berpuas diri masih banyak event dan bagi yang belum juara jangan prustasi artinya tetap lagi berlatih-berlatih agar meningkat,” pesannya.

Senada, Ketua Panitia Pelaksana Cabor Panahan Sulaiman Hamzah, S.Sos yang juga Sekretaris Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Medan menuturkan, dalam kegiatan Porkot 2024 Cabor Panahan berjalan sesuai dengan harapan panitia.

“Insyaallah kendala tidak ada, kita memang sengaja mencari lapangan yang dimiliki para klub artinya klub bisa merasakan sensasi memiliki olahraga itu sendiri, artinya klub merasa dari Perpani sendiri dengan demikian ke depan jika ada kekurangan di lapangan maka klub akan memperbaikinya,” ujar Hamzah mewakili Ketua Perpani Kota Medan Iqbal Reza, ST.

Baca Juga :  Porkot Medan 2023, Helvetia Juara Umum Kempo

Ia menerangkan, untuk tahun ini Cabor Panahan diikuti dari 16 Kecamatan, dengan jumlah atlet 122 peserta putra-putri dengan 7 nomor lomba Jarak 10 Meter, 15 Meter, 20 Meter, 30 Meter – Barebow, 40 Meter – STD, 50 Meter – Recurve, dan 50 Meter – Compound.

Disamping itu, Hamzah menyebut Perpani Kota Medan akan terus mengevaluasi setiap event.
“Ini kita laksanakan untuk meningkatkan tumbuh kembang dari atlet sendiri, artinya jangan sampai berhenti. Ini evaluasi kita, karena memang ada degradasi atlet, artinya ada jumlah penurunan atlet dari masing-masing klub,” urainya.

Kendati jumlah atlet itu bertambah kita lihat, sebut Sekretaris Perpani, namun bertambahnya itu di tingkat dewasa atau remaja di atlet nomor lomba Barebow ini yang meningkat karena sudah memasyarakat, namun untuk yang standar 10 Meter ini masih jadi pekerjaan rumah kita untuk mengembangkannya.

Dirinya mengharapkan kepada stakeholder baik swasta maupun BUMN, khususnya pemerintah untuk membantu sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang Cabor Panahan.

“Terima kasih kepada klub dan orang tua, kita tidak pungkiri itu kebutuhan atlet masih dipenuhi oleh orang tua dan klub, sementara Perpani masih membuat event. Insyaallah ke depan jika ada stakeholder yang membantu, kita akan support atlet seperti memberikan beasiswa, itu yang kami upayakan,” pungkasnya.(01/red)