Anak Penderita Kanker Butuh Kasih Sayang Kita Semua

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengunjungi Rumah Singgah Bersama Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM) di Komplek Perumahan SB, Jalan Petunia I Nomor 34 Kemenangan Tani, Medan Tuntungan, Jumat (31/12). (F-hum)

sentralberita | Medan ~ Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengunjungi Rumah Singgah Bersama Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM) di Komplek Perumahan SB, Jalan Petunia I Nomor 34 Kemenangan Tani, Medan Tuntungan, Jumat (31/12).

Nawal menyapa dan memberi semangat kepada anak-anak penderita kanker yang ada di rumah singgah tersebut. “Semangat ya, ini buku bisa dibaca dan buat menggambar, tetap semangat ya,” ucap Nawal, yang duduk berdampingan dengan  anak-anak penderita kanker, antara lain Farhan, Aurel dan Naila.

Baca Juga :  Masalah Kekurangan Dokter dan Perawat di Pirngadi

Nawal juga mengapresiasi langkah Rumah Singgah Bersama YOAM untuk membantu anak-anak penderita kanker. “Semoga apa yang telah diperbuat ibu-ibu menjadi ladang amal ibadah,” ujarnya.

Ketua YOAM Atika Rahmi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Ketua YKI Sumut, dan berharap ke depan adanya kerja sama dengan YKI Sumut untuk membantu anak-anak penderita kanker. “ Kami sangat mengapresiasi atas kunjungan Ketua YKI Sumut,” katanya.

Atika juga menjelaskan,  kehadiran YOAM untuk melakukan pendampingan psikologis kepada anak-anak yang menderita kanker. Tidak saja mereka yang berasal dari Sumut, tetapi dari luar Sumut yang berobat ke RSUP H Adam Malik.

Dulu sebelum ada Rumah Singgah YOAM ini, kata Atika, pihaknya dibantu volunteer dan penyintas kanker bergantian melakukan pendampingan di rumah sakit. “Setelah adanya rumah singgah ini kami melakukan pendampingan di sini,  seperti pemberian motivasi serta mengejar ketertinggalan materi anak-anak di sekolah secara gratis. Kita harapkan anak –anak yang menderita kanker tetap bersemangat, mereka tidak sendiri tetapi masih banyak yang peduli,” ungkapnya.

Baca Juga :  Alumni Lemhannas RI Dukung Presiden ke 2 Jadi Pahlawan Nasional

Menurut Atika, Rumah YOAM telah mendampingi lebih dari 300 pasien penderita kanker yang silih berganti, baik mereka yang sudah sembuh maupun masa pemulihan. Sebelum pandemi Covid-19 rata – rata 60 anak mendapat pendampingan pertahunnya, begitu Covid -19 ada penurunan  jumlah anak-anak yang singgah, mungkin mandiri di rumah masing-masing atau ke tempat sanak keluarga.(01/red)

-->