Medan Zona Merah Covid-19

sentralberita | Medan ~ Satgas  Covid-19 meningkatkan status Kota Medan dari zona oranye (risiko sedang) penyebaran Covid-19 ke zona merah. Peningkatan status ini setelah Satgas Covid-19 melakukan evaluasi berdasarkan sejumlah indikator kesehatan berupa epidemiologi yakni jumlah kasus positif, suspek dan beberapa aspek lainnya. 

Berdasarkan data yang Satgas Covid-19 melalui laman covid19.go.id/peta-risiko, Kota Medan naik satu tingkat ke zona merah Covid-19.

Sementara itu, Kabupaten Dairi yang sebelumnya berstatus zona merah diturunkan satu tingkat menjadi zona oranye Covid-19. 

Selain Dairi, sebanyak 18 kabupaten/kota lainnya di Sumut juga berstatus zona oranye penyebaran Covid-19.

Daerah tersebut yaitu Tanjungbalai, Tebingtinggi, Pakpak Barat, Samosir, Deliserdang, Tobasa, dan Sibolga. Kemudian Serdangbedagai (Sergai), Batubara, Gunung Sitoli, Tapanuli Selatan (Tapsel), Karo, Simalungun,  Binjai, Padangsidimpuan, Labuhanbatu utara (Labura), Tapanuli Utara (Taput), dan Langkat.

Sementara itu untuk zona kuning, disebutkan ada 10 kabupaten/kota, yakni Tapanuli Tengah (Tapteng), Nias, Padanglawas Utara (Paluta), Labuhanbatu Selatan (Labusel), Padanglawas, Labuhanbatu, Mandailing Natal (Madina), Humbanghansudutan (Humbahas), Asahan dan Pematangsiantar. Sementara itu zona hijau penyebaran Covid-19 yakni Kabupaten Nias Barat, Nias Utara, dan Nias Selatan. 

Sementara iut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan saat ini kasus aktif Covid-19 sebanyak 909 orang. Sedangkan untuk Dairi saat ini berjumlah sebanyak 440 orang yang kasus aktifnya tercatat sebanyak 100 orang. 

“Sementara 318 orang sudah sembuh dan meninggal dunia 22 orang,” katanya. 

Secara akumulasi, kasus positif Covid-19 saat ini berjumlah sebanyak 31.627 orang. Sebanyak 29.121 di antaranya sembuh dan 1.074 lainnya meninggal. 

“Sementara kasus aktif Covid-19 di Sumut saat ini tercatat sebanyak 2.432 orang,” ujarnya. (in)