Penumpang Bus dari Aceh ke Sumut Melonjak

sentralberita | Banda Aceh ~ Penumpang angkutan umum antar provinsi yang berangkat dari Banda Aceh mengalami peningkatan. Para penumpang rata-rata pemudik ke Sumatera Utara.

“Lonjakan mulai 29 April, kalau keberangkatan AKAP saja biasanya kan 1 hari untuk orangnya yang berangkat 200 orang, tapi mulai tanggal 29 kemarin mencapai 600-700 orang,” kata Kepala terminal tipe A Batoh, Banda Aceh, Heriyanto, saat dikonfirmasi, dikutip Rabu (5/5).

Puncak arus mudik di Aceh terjadi sejak Senin kemarin dan diprediksi hingga malam nanti. Dia menyebut para penumpang berangkat sebelum 6 Mei karena adanya larangan mudik.

Menurut Heriyanto, angkutan umum dibolehkan berangkat pada 6-17 Mei dengan sejumlah syarat. Persyaratannya adalah bus harus memiliki stiker yang dikeluarkan kepala terminal serta penumpang harus punya surat khusus.

Baca Juga :  TP PKK Sumut Gelar Trauma Healing untuk Anak Korban Bencana di Tapsel

“Angkutan yang ditempel stiker nanti dibatasi juga. Jadi tidak keseluruhan armada,” ujarnya.

Heriyanto mengatakan jumlah pemudik selama COVID-19 jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelum pandemi. Selama ini, armada yang diberangkatkan berjumlah 28 unit.

“Kalau sebelum COVID-19 ya lebih lagi kita keluarkan armada bisa 43 hingga 50-an unit. Tapi selama COVID-19 kita hanya mengeluarkan 28 unit, itu memang keliatan menonjol karena penumpang full semua karena mengejar jangan sampai tanggal 6 Mei,” beber Heriyanto.(dtc)

-->