“Kolaborasi Memajukan Bangsa”

Helmi Arif

Oleh: Helmi Arif – sentralberita|Medan~Dalam tema Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang ke 56 mengambil tema “Kolaborasi Memajukan Bangsa” disini setidaknya ada dua variabel yang harus kita uji dan kita kaji dalam tema ini, yang pertama adalah kolaborasi dan yang kedua adalah memajukan bangsa.

Kolaborasi secara istilah merupakan bentuk interaksi, diskusi, kompromi, kerja sama yang berhubungan dengan individu, kelompok atau beberapa pihak lainnya, baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung untuk menyelesaikan tugas dalam mencapai suatu tujuan bersama.

Bercerita tentang kolaborasi tentu kita memandang banyak pemikiran-pemikiran yang dapat kita kumpulkan menjadi satu acuan agar makna dari kolaborasi tersebut tidak hanya menguntungkan satu kelompok atau organisasi yang tergabung di dalamnya, namun harus dapat diterima oleh semua kalangan yang terlibat di dalamnya.

Sebagaimana dikutip oleh Abdulsyani, Roucek dan Warren, mengatakan bahwa kolaborasi berarti bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama.

Ini adalah suatu proses sosial yang paling dasar. Biasanya, kolaborasi melibatkan pembagian tugas, dimana setiap orang mengerjakan pekerjaan yang merupakan tanggung jawabnya demi tercapainya tujuan bersama.

Sedangkan dalam istilah administrasi, pengertian kolaborasi sebagaimana yang dijelaskan oleh Hadari Nawawi adalah usaha untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan melalui pembagian tugas atau pekerjaan, tidak sebagai pengkotakan kerja akan tetapi sebagai satu kesatuan kerja yang semuanya terarah pada pencapaian tujuan.

Secara istilah memajukan bangsa adalah membuat keadaan negara menjadi lebih berkembang, lebih modern dan membuat bangsa ini semakin maju salah satunya dengan mengedepankan pendidikan yang

berkualitas, memajukan perekonomian dengan mencintai produk asli dalam negeri, saling menghargai suku budaya dan berbagai keyakinan agama, dan saling mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan yang mengancam dari luar.

Ini adalah salah satu hal yang harus kita perhatikan dalam memajukan bangsa kedepan, dengan melihat berbagai macam kejadian yang mencoba memecahkan dengan mengadu domba bangsa ini tentu kita sebagai

pemuda bangsa ini yang menyandang gelar mahasiswa dengan berlatar belakang intelektualitas harus dapat lebih bijak menyikapi dan menyelesaikan permasalahan bangsa agar kedepan bangsa ini semakin dewasa, semakin maju, dan dapat diperhitungkan di dunia Internasional.

Hubungan kolaborasi dengan memajukan bangsa, masalah bangsa ini terlalu kompleks untuk diselesaikan dari satu sisi. Problematika yang kita

Baca Juga :  Distorsi Politik dan Ekonomi Dalam Sengkarut Pembangunan Nasional

hadapi merupakan persoalan muiltidimensi sehingga mustahil dapat diselesaikan dari satu pendekatan saja. Maka dari itu dibutuhkan solusi dari pemikiran-pemikiran yang ideal dari berbagai sisi dan kalangan

melalui pendekatan di berbagai macam aspek dan secara bertahap untuk dapat menyelesaikan masalah sehingga dapat mewujudkan bangsa yang

maju salah satunya dengan terus meningkatkan bentuk kolaborasi dari berbagai kalangan, baik itu dari kalangan masyarakat biasa, pelajar, mahasiswa, pengusaha, dan bahkan pejabat sekalipun untuk dapat memajukan bangsa yang dicita-citakan.

Apa pentingnya memajukan bangsa harus dengan kolaborasi? Penulis merasa tentu memajukan bangsa harus dengan kolaborasi atau dengan melakukan hubungan timbal balik terhadap orang lain, tentu memajukan

peradaban dan memajukan bangsa tidak bisa kita lakukan sendiri tanpa adanya hubungan dengan orang lain, begitu juga dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang memiliki kontribusi besar terhadap masyarakat, terhadap umat, dan terhadap persyarikatan Muhammadiyah.

Dari sejak awal berdirinya sampai detik ini terus melakukan dorongan untuk menjadikan bangsa ini keluar dari segala permasalahan dan

memberikan sumbangsi yang sangat berpengaruh terhadap bangsa ini, tanpa kolaborasi yang baik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tidak mungkin mampu membangun suatu peradaban itu.

Mengapa memajukan bangsa harus diawali dengan kolaborasi?, Mengapa tidak pribadi untuk memajukan bangsa?, Mengapa tidak sendiri memajukan bangsa?, Mengapa harus berkolaborasi.

Banyak sekali pertanyaan yang muncul ketika kita ingin memajukan bangsa dengan berkolaborasi dan beberapa pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang paling mendasar.

Banyak berbagai cara untuk membangun bangsa salah satunya melalui kebudayaan, kita melihat hari ini betapa banyak budaya bangsa ini yang dilupakan dan ditinggalkan oleh

generasi penerus negeri ini, anak-anak mudah jaman sekang lebih aktif bermain game, bermain tiktok, dan berbagai bentuk macam lainnya yang terdapat di dalam handphone mereka masing-masing, lalu dimana peran

pemuda bangsa ini untuk melestarikan dan meneyelamatkan begitu banyak baduya Indonesia yang sudah mendunia sejak dulu, ini merupakan

salah satu hal yang harus diperhatikan dan sangat memungkinkan bila bangsa lain yang nantinya akan mengambil budaya kita dan mengklaim bahwa budaya yang kita tinggalkan itu adalah milik mereka.

Walaupun hari ini kita melihat budaya Indonesia semakin terlupakan akan tetapi kita dapat memanfaatkan budaya bersebut untuk memajukan bangsa.

Harus kita sadari bahwa kebudayaan di Indonesia sangatlah beragam dan tidak sedikit konflik yang terjadi di Indonesia disebabkan perbedaan budaya

Baca Juga :  Karo Ops Poldasu Tinjau Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H di Labuhanbatu

Peran budaya dalam membangun bangsa sangat mendasar karena menyangkut nilai-nilai kehidupan yang melandasi sebuah tatanan kehidupan masyarakat.

Peran budaya dalam membangun dan memajukan bangsa adalah membentuk karakter dan moral bangsa.

Beberapa fungsi kebudayaan bagi masyarakat diantaranya adalah sebagai identitas dan citra suatu masyarakat, sebagai mekanisme adaptasi terhadap perubahan, dan sebagai pengikat suatu masyarakat.

Tidak dapat kita pungkiri pada akhirnya bahwa kebudayaan mempunyai peran penting dalam membangun, melestarikan, dan memajukan bangsa.

Kita harus melihat dan mendukung kesadaran keberagaman kebudayaan dikarenakan kebudayaan bangsa Indonesia memiliki keberagaman terbesar di dunia.

Penguatan kebudayaan harus mencakup dari berbagai sisi, salah satunya dari sisi pendidikan akan memungkinkan tenaga pendidik mengetahui arah tindakan yang diperlukan untuk mengubah sekolah menjadi lingkungan pendidikan yang sesuai dengan keragaman etnis dan budaya.

Penulis berpikir sebagai generasi muda, kita memiliki peran yang sangat terbuka lebar sebagai penerus dalam pembanguan bangsa Indonesia yang dahulu telah diperjuangkan oleh generasi sebelumnya.

Generasi muda sangat berperan penting untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut agar bangsa Indonesia lebih maju dan berkembang untuk kedepannya.

Generasi muda menjadi harapan untuk aktif dalam segala ilmu pengetahuan dan segala aspek pembangunan bangsa demi meningkatkan kesejahteraan seluruh warga Indonesia.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia dan di tahun 2020 IMM yang sudah menginjak usia 56 tahun, tentu ini adalah usia yang sudah dikatakan sangat dewasa.

Dengan milad IMM yang ke 56 yaitu mengangkat sebuat tema “Kolaborasi Memajukan Bangsa”.

Untuk memajukan bangsa tentu IMM dapat memanfaatkan potensi sesama kader atau berkolaborasi dengan memanfaatkan diluar kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dengan membangun jaringan, dengan membangun kolega, dengan membangun suatu kumpulan yang sangat kuat.

Bagaimana berkolaborasi dengan sesama organisasi mahasiswa, bagaimana berkolaborasi dengan sesama organiasai otonom lain.

Hari ini kita melihat betapa sangat banyak pergerakan organisasi mahasiswa di Indonesia, ini juga merupakan salah satu kesempatan yang

sangat baik apabila IMM berkolaborasi memajukan bangsa dengan membangun kerja sama dengan organisasi mahasiswa lain yang tentunya akan lebih memudahkan langkah dari IMM.(Penulis adalah Ketum PK. IMM SAINTEK UIN-SU)

-->