Cabor Wushu Kembali Sumbang Medali Emas

medali-1Sentralberita|Bandung~Cabang olahraga Wushu kembali menyumbang medali untuk Sumut di PON XIX/2016, Selasa (20/9) di GOR Pajajaran Bandung yakni  1 medali emas dan 3 perunggu.
Wushu Sumut masih berpeluang menambah pundi medali, karena pada pertandingan hari terakhir, Rabu (21/9), masih ada dua nomor final di Taolu, yakni Duillien putra dan putri. Selain itu di Wushu Sanda, Sumut meloloskan enam atlet ke final.
Keenam atlet tersebut yakni Junita Malau Kelas 48 kg putri, Rosalina Simanjuntak (52 Kg putri), Mei Yulia Nengsih (56 Kg putri), Elika Tarigan (60 Kg putri), Dasman Tua Siimbolon (52 Kg putra) dan Hendrik Tarigan (65 Kg putra).
Tambahan medali emas Sumut pada lomba Selasa kemarin, dipersembahkan Harris Horatius nomor gabungan Nanquan/Nan Gun total nilai 19.24. Medali  Perak Harris Horatius juga dari gabungan Nanquan / Nan Gun nilai 19.06, Wilber Sanjaya (Jianshu/Qiangshu, nilai 19.20), atau hanya kalah 0,01 poin dari Erwein Wijayanto (DKI Jakarta) yang meraih emas nilai 19.21. Satu medali perak lainnya disumbangkan Jodis dari nomor gabungan Daoshu/Gunshu total nilai 19.15. Medali emas nomor ini kembali diraih atlet DKI Jakarta David Hendrawan total nilai 19.30.Sedangkan medali perunggu wushu Sumut disumbangkan Charles Sutanto (Foto RMOL)                                                                 (Jianshu/Qiangshu) nilai  19.02.
Pembina Wushu Sumut Master Supandi Kusuma ketika dimintai komentarnya dengan hasil anak didiknya yang sementara telah menyumbangkan 3 medali emas,5 perak dan 2 perunggu menyebutkan, seharusnya raihan medali emas Sumut bisa lebih banyak. Namun kita harus akui, perkembangan wushu di tanah air kian pesat.
Hal ini karena provinsi-provinsi  lain juga sudah meniru program latihan Sumut, seperti mengirim atlet ke Tiongkok atau mendatangkan pelatih dari negara asal wushu tersebut ke daerahnya.
Terlepas dari hal tersebut, penyandang gelar DAN VIII Wushu Internasional ini tetap optimis, anak asuhannya bisa memenuhi target meraih lima medali emas, karena di Taolu, masih ada dua nomor pertandingan, bahkan di Sanda, dari 8 yang diturunkan, enam di antaranya lolos ke final.
Pelatih Wushu Taolu Sumut Yin Yu Zhu bersama Sandri Liong juga menyatakan optimis anak didiknya akan menambah pundi medali emas di laga terakhir Rabu. (SB/01/MP)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.