Pengunjung di Paviliun Penang PRSU ke-50 Diajak “Terbang” ke Malaysia Tanpa Paspor

sentralberita|Medan~Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun ini benar-benar tampil beda. Mengusung tema “Harmoni Emas”, ajang tahunan Pemprov Sumut ini menyuguhkan atmosfer yang lebih estetik, modern, dan pastinya bikin pengunjung betah berlama-lama.
Menariknya, kemeriahan PRSU kali ini tidak hanya milik lokal. Salah satu negara tetangga kita, Malaysia, ikut ambil bagian untuk meramaikan suasana. Melalui Paviliun Pulau Penang yang hadir sebagai paviliun internasional khusus, pengunjung diajak “terbang” ke Malaysia tanpa perlu menyiapkan paspor!
Sejak dibuka pada 3 Juli lalu, paviliun ini hampir tidak pernah sepi pengunjung. Daya tarik utamanya apalagi kalau bukan deretan kuliner khas Penang yang menggugah selera, pameran budaya, hingga produk-produk UMKM kreatif.
Kehadiran Kerajaan Negeri Pulau Penang di PRSU sebenarnya bukan barang baru. Dua perwakilan Pejabat Kerajaan Negeri Pulau Penang, Mohd Juwaidi bin Mohd Nasir dan Pn Syarmilia chek Ani, membagikan cerita mereka saat berbincang dengan wartawan pada Senin (6/7/2026).
“Bagi saya pribadi, ini adalah partisipasi kedua setelah tahun 2023 lalu,” ujar Mohd Juwaidi dengan antusias.
Juwaidi mengakui bahwa antusiasme warga Medan dan sekitarnya sangat luar biasa. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk melihat-lihat, tetapi juga memborong produk yang dipamerkan.
Pada PRSU 2026 ini, mereka tampil lebih spesial. Pihak pengelola sengaja membuka stan langsung di area depan paviliun agar pengunjung bisa langsung jajan kuliner otentik di tempat.
“Kami membawa langsung makanan khas Pulau Penang seperti nasi lemak, roti canai, teh tarik, hingga char kwetiau,” tambah Juwaidi.
Bicara soal menu, Pn Syarmilia chek Ani ikut menjelaskan salah satu kuliner primadona mereka, yaitu char kwetiau. Hidangan ini merupakan mi pipih berbahan tepung beras yang ditumis kilat dengan saus gelap, tauge segar, kucai, udang, dan telur. Aromanya dijamin langsung bikin perut keroncongan!
Menurut Syarmilia, lidah orang Sumatera Utara sebenarnya sudah sangat akrab dengan menu seperti nasi lemak atau roti canai. Namun, tahun ini mereka ingin mengenalkan lebih banyak variasi baru.
Salah satu yang wajib dicoba adalah roti benggali yang super nikmat jika dicocol ke kuah kari daging hangat, lalu dibilas dengan manisnya teh tarik.
Tidak berhenti di situ, Paviliun Penang juga memboyong kuliner legendaris lainnya seperti nasi kandar, pasembor, char kue kak, oh chien (dadar tiram), mi jawa, mi sotong, hingga laksa Penang yang segar dan asam pedas. Namun beberapa jenis makanan ini tidak dapat disajikan secara utuh di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) karena perbedaan regulasi ekspor bahan makanan dan rempah tertentu.
Meski begitu, pihak Kerajaan Pulau Penang pada tanggal 18 Juli nanti akan menyajikan Mie Sotong, selain roti canai, nasi lemak dan Char Kuetiau.
Bagi Anda yang penasaran ingin berburu kuliner malam sambil menikmati vibes modern PRSU ke-50, festival ini masih akan berlangsung hingga 2 Agustus 2026 mendatang. Jangan sampai kelewatan! (mar)
