Kibarkan Bendera Cikal, Kakanwil Kemenag Sumut Lepas Kontingen PPSN Sumut Menuju Malang

sentralberita | Medan ~ Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi melepas Kontingen Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Provinsi Sumatera Utara di Mini Hall Kanwil Kemenag Sumut, Selasa (29/09/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Dahyar Husein, serta para pimpinan pondok pesantren.

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenag Sumut menyampaikan pelepasan kontingen bukan sekadar kegiatan seremonial. Para peserta membawa nama daerah, Kementerian Agama, dan pondok pesantren dalam kegiatan PPSN VI di Malang, sekaligus membawa semangat dan citra santri Indonesia yang berkarakter, berilmu, mandiri, disiplin, dan cinta tanah air.
“Pelepasan kontingen pada hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Di balik keberangkatan saudara-saudara sekalian terdapat sebuah amanah yang besar. Maka dari itu, kuatkan tekad untuk menunjukkan yang terbaik pada perhelatan akbar ini,” ujar Kakanwil.

Ia menambahkan momentum PPSN VI semakin bermakna karena dilaksanakan dalam rangka semangat besar Hari Santri Tahun 2026 dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Ia menekankan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, karena Indonesia Emas membutuhkan generasi yang memiliki karakter kuat, integritas, kompetensi, spiritualitas, nasionalisme, serta kemampuan bekerja bersama dalam keberagaman.
“Santri masa depan adalah santri yang berakar kuat pada nilai-nilai agama dan kebangsaan, tetapi memiliki wawasan yang luas dan kemampuan yang relevan dengan tuntutan zaman,” katanya.

Menurutnya, santri harus mampu menguasai ilmu agama sekaligus terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap mempertahankan tradisi keilmuan pesantren.
Kakanwil kemudian menyampaikan tiga pesan kepada para peserta. Pertama, menjaga niat dan adab sebagai santri dengan menunjukkan akhlak, disiplin waktu salat, menghormati pembina, serta menjaga kekompakan. Kedua, menjaga kesehatan dan keselamatan dengan mengikuti seluruh aturan perkemahan. Ketiga, memanfaatkan PPSN sebagai kesempatan untuk memperoleh ilmu dan pengalaman, membangun jejaring, serta belajar kepemimpinan dan kepedulian lingkungan.

“Kalian berangkat untuk belajar, bukan sekadar berkompetisi. Target kita bukan hanya juara, tapi pengalaman dan persaudaraan Nusantara,” pesan Ahmad Qosbi kepada para peserta. Ia juga mengingatkan agar seluruh kontingen membawa nama baik pesantren dan Provinsi Sumatera Utara selama berada di Malang.

Kontingen Pramuka Santri Provinsi Sumatera Utara yang dilepas berjumlah 42 orang dan akan mengikuti PPSN VI di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur, pada 30 September sampai 6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan diikuti sekitar 1.500 santri dari seluruh Indonesia.
“Berangkatlah dengan Bismillah, pulanglah dengan membawa cerita baik dan prestasi,” pungkasnya.01/red

-->