Dua Terduga Teroris Ditembak dan Meledakkan Diri Tak Dikenal Warga

sentralberita|Bekasi~Dua terduga teroris yang ditembak dan meledakkan diri tidak dikenal oleh warga Kampung Cikunir Gang Salon dan Gang H Idrus Jalan Ratna, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Nggak ada yang kenal mereka,” ujar Ahmad Furqon, 30, warga setempat. Kuat dugaan, mereka merupakan pendatang baru yang hanya singgah di kontrakan milik Ipul di Jatikramat.
“Enggak ada yang mengenal mereka. Desas-desus namanya juga enggak ada yang tahu,” ujar salah pedagang nasi uduk di Gang Salon, Ny Agil, 40, Minggu (5/5/2019) petang.
Ny Agil menceritakan, kejadian bermula sekitar pukul 07.30 WIB, dua terduga teroris yang ditembak pertama kali berlokasi di Gang Salon, tak jauh dari kontrakan Ipul yang dijadikan tempat persembunyian terduga teroris yang melarikan diri saat Densus 88 Antiteror menggerebek lokasi di ruko Desa Kedungpengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019).
Di Gang Salon ini, satu terduga teroris ditembak di bagian kaki. Kondisi terduga teroris dalam keadaan hidup. Kemudian, rekannya melarikan diri, saat mengetahui polisi menembaknya. Rekan yang kabur ini meninggalkan lokasi kontrakan Ipul Gang Salon dengan berjalan kaki sambil membawa helm ojek online.
Pelariannya sempat tak terdeteksi anggota Densus 88 Antiteror, atau berjarak sekitar 200 meter di lokasi penembakan pertama. Tim Densus sempat mengajak seorang warga untuk mencari tahu keberadaan satu terduga teroris yang kabur berlari.
Rupanya, seorang terduga teroris ini bersembunyi di kebon kosong, Jalan H Idrus 2, RW 01 Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih. Ketika anggota Densus 88 Antiteror memberondong pelaku dengan tembakan berdurasi sekitar satu menit. Tembakan kali ini yang menyasar terduga teroris yang bersembunyi kebun kosong warga.
“Teroris melawan sambil meledakkan bom, ada kepulan asap putih yang sempat dilihat warga,” tuturnya.
Di kebon kosong ini, garis polisi dipasang. Modil jenazah membawa terduga teroris sekitar pukul 11.00 WIB. “Kondisinya sudah meninggal,” tuturnya.
Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, menyatakan penangkapan terduga teroris di Jatikramat, Kecamatan Jatiasih merupakan pengembangan operasi Tim Densus 88 Antiteror yang dilakukan di Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/5/2019) kemarin.
Saat itu, penangkapan terduga teroris dilakukan di ruko Kampung Pangkalan RT 11/RW 04, Babelan, Kabupaten Bekasi. Sedangkan, dua pelaku yang melarikan diri. Tim Densus 88 Antiteror kemudian melakukan pengembangan hingga menemukan lokasi persembunyiannya di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pagi ini.
Dua terduga yang melarikan diri mengendarai sepeda motor dari lokasi penggerebekan di Babelan ke Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. (SB/pk)

Pingback: แอพเช็คสลิปโอนเงิน