RSUD Sultan Sulaiman Perkuat Pelayanan Humanis, Budaya 3S Jadi Fokus Peningkatan Layanan
sentralberita | Serdang Bedagai ~ Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Sulaiman Kabupaten Serdang Bedagai terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas medis, sumber daya manusia, serta penerapan pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi yang mempertemukan manajemen RSUD Sultan Sulaiman dengan unsur media, tokoh masyarakat, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serdang Bedagai di Aula RSUD Sultan Sulaiman, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pihak rumah sakit untuk memaparkan perkembangan layanan kesehatan sekaligus menerima masukan dari berbagai pihak guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Ketua MUI Kabupaten Serdang Bedagai, H. Hasful Huznain, mengapresiasi perkembangan RSUD Sultan Sulaiman yang dinilainya telah memiliki fasilitas medis modern serta didukung tenaga dokter spesialis yang kompeten.
Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus berobat ke luar daerah.
Meski demikian, Hasful menilai aspek pelayanan sumber daya manusia tetap perlu menjadi perhatian utama, khususnya dalam membangun komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga pasien.
“Peralatan medis dan dokter profesional sudah sangat baik. Yang perlu terus ditingkatkan adalah pelayanan SDM melalui budaya 3S, yakni senyum, sapa, dan salam. Hal sederhana ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang berobat,” ujarnya.
Masukan serupa juga disampaikan kalangan media yang hadir. Mereka berharap pelayanan publik di RSUD Sultan Sulaiman semakin mengedepankan keramahan, komunikasi yang baik, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Selain itu, sinergi antara rumah sakit dan insan pers dinilai penting dalam mendukung penyebarluasan informasi terkait layanan kesehatan dan program pembangunan daerah.
Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Sulaiman dr. Hendriyanto Ginting melalui Kepala Bagian Tata Usaha, dr. Roma Dame Uli Pasaribu, MKM, mengatakan pertemuan tersebut sengaja digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui tokoh agama dan media.
Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit secara berkelanjutan.
“Kami ingin mendengar langsung berbagai saran dan masukan. Jika ada kekurangan maupun keluhan dari masyarakat, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan ke depan,” kata dr. Roma.
Ia menambahkan, seluruh masukan yang diperoleh dalam forum tersebut akan disampaikan kepada Direktur RSUD Sultan Sulaiman sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program peningkatan mutu layanan.
Dalam pemaparannya, manajemen RSUD Sultan Sulaiman menjelaskan bahwa rumah sakit saat ini didukung oleh 49 dokter spesialis, 138 tenaga perawat, 65 bidan, 10 apoteker, lima asisten apoteker, tenaga elektromedik, dokter umum, serta tenaga kesehatan lainnya.
Layanan dokter spesialis yang tersedia mencakup berbagai bidang, antara lain jantung, penyakit dalam, bedah, kebidanan dan kandungan, anak, saraf, mata, THT, paru, jiwa, rehabilitasi medis, hingga ginjal dan hipertensi.
Selain itu, rumah sakit juga memiliki berbagai fasilitas penunjang kesehatan, seperti Instalasi Bedah Sentral, Laboratorium, Radiologi, Rehabilitasi Medis, Unit Transfusi Darah, ICU, NICU, PICU, ICCU, Unit Hemodialisa, hingga layanan Jantung Terpadu dan Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab).
Manajemen rumah sakit menyebutkan bahwa layanan CT Scan telah beroperasi selama dua tahun terakhir dan menjadi salah satu fasilitas diagnostik yang membantu mempercepat penanganan pasien.
Salah satu layanan unggulan yang terus dikembangkan adalah Cath Lab yang memungkinkan tindakan kateterisasi jantung dilakukan di Kabupaten Serdang Bedagai tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di kota besar.
Di bidang layanan ginjal, RSUD Sultan Sulaiman saat ini memiliki lima tempat tidur hemodialisa (cuci darah) yang didukung dokter spesialis ginjal dan hipertensi. Rumah sakit juga berencana menambah lima unit tempat tidur hemodialisa guna mengurangi antrean pasien.
Dalam upaya meningkatkan kenyamanan pasien, RSUD Sultan Sulaiman juga melakukan penataan ruang rawat inap dengan kapasitas maksimal empat tempat tidur dalam satu ruangan, sehingga privasi pasien lebih terjaga.
Rumah sakit menyediakan berbagai ruang perawatan, mulai dari ruang penyakit dalam, bedah, anak, kebidanan, jiwa, hingga ruang perawatan intensif seperti ICU, ICCU, NICU, dan PICU.
Selain layanan medis, tersedia pula sejumlah fasilitas pendukung seperti kantin, musala, ruang tunggu keluarga pasien, taman, area parkir, ambulans, serta layanan pengaduan masyarakat.
Melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan masyarakat, RSUD Sultan Sulaiman berupaya memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan yang modern dan terpercaya di Kabupaten Serdang Bedagai.
Manajemen rumah sakit berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, media, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, ramah, serta berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien. (SB/ARD)
