95 persen Persiapan MTQ ke-40 Sumut Siap Digelar, Sumut Targetkan 5 Besar di MTQ Nasional

sentralberita|Medan~Dalam Konfrensi Pers yang difasilitasi Diskominfo Sumut, Kamis (11/6/2026), di Aula Dekranasda Sumut kantor Gubernur Sumatera Utara Medan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara memastikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara siap digelar pada 15–25 Juni 2026 dan persiapan teknis penyelenggaraan telah mencapai 95 persen rampung.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II LPTQ Sumut, H. Burhanuddin Damanik, MA, didampingi Wakil Ketua I DR.H.M.Sukri Albani Nasution.MA dan Humas H.Aslen.SH. Pelaksanaan naan MTQ tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur Sumut mempercayakan LPTQ Sumut sebagai penyelenggara penuh kegiatan MTQ, mulai dari pelaksanaan perlombaan hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
“Pelaksanaan MTQ ini mencakup dua pekerjaan besar, yaitu penyelenggaraan musabaqah dan persiapan seluruh sarana-prasarana pendukung seperti tempat, tenda, ruangan, televisi, pendingin ruangan, serta kebutuhan lainnya. Alhamdulillah amanah ini kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Burhanuddin seraya menyebut saritilawah dan tafsir Alqur’an dengan berbagai bahawa juga dilaksanakan.
Ia menjelaskan, seluruh peserta yang akan berlaga telah terdata dan ditetapkan. Sebanyak 1.109 peserta akan mengikuti perlombaan pada delapan cabang dan 28 golongan yang dipertandingkan.
“Persiapan teknis pelaksanaan musabaqah sudah mencapai 95 persen. Seluruh peserta yang berhak tampil telah ditetapkan dan siap mengikuti perlombaan,” katanya sambil menyebut MTQ Sumut tidak hanya mengejar prestasi tapi juga sebagai pembinaan kepada masyarakat khusnya generasi muda.
Sambil menyampaikan persiapan venue dan fasilitas pendukung saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Pihak panitia menargetkan seluruh pekerjaan selesai dalam beberapa hari ke depan, Damanik juga menyampaikan mendatang ini LPTQ Sumut menggagas 1 Desa satu guru ngaji.
“Insya Allah pada hari Minggu nanti akan dilaksanakan gladi bersih di arena utama Astaka MTQ di Jalan Willem Iskandar, Medan,” ujarnya. Menurut Burhanuddin, sebagian besar kegiatan akan dipusatkan di kawasan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut. Selain arena utama, beberapa cabang perlombaan juga akan digelar di Gedung Serbaguna Dispora, kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), serta Universitas Negeri Medan (Unimed).
“Selebihnya cabang-cabang musabaqah akan dilaksanakan di gedung-gedung yang berada di sekitar kompleks Dispora Sumut,” jelasnya.
Untuk mendukung semarak pelaksanaan MTQ, panitia juga terus melakukan penataan kawasan dengan pemasangan spanduk, umbul-umbul, baliho, dan berbagai media publikasi lainnya.
Selain peserta, sebanyak 138 orang dewan hakim telah dipersiapkan untuk bertugas selama pelaksanaan MTQ. Sementara panitia operasional, pembawa acara, dan petugas pendukung lainnya berjumlah 131 orang.
Burhanuddin optimistis seluruh unsur yang terlibat telah siap menyukseskan MTQ ke-40 Sumatera Utara. Ia juga mengapresiasi dukungan media yang selama ini membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan dan seluruh media yang telah membantu menyosialisasikan kegiatan ini kepada masyarakat Sumatera Utara. Semoga pelaksanaan MTQ ke-40 berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
Gagasan Sumut Berkah menjadi kenyataan apabila nilai-nilai Al-Qur’an tidak berhenti pada tataran pembacaan dan perlombaan, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen pembangunan daerah. Dengan demikian, MTQ Sumatera Utara ke-40 dapat menjadi titik tolak lahirnya gerakan bersama yang tidak hanya menghasilkan para juara musabaqah, tetapi juga melahirkan masyarakat yang menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam membangun peradaban. Inilah esensi kolaborasi menuju Sumut Berkah
Target 5 Besar
Selanjutnya disampaikan pada pelaksaan MTQ Nasinal sebelumnya, Sumut meraih peringkat 7 atau lima besar nasional. Tahun ini ditarget Sumut meraih 5 besar. “Ini target kita dan menuju peraihan itu sedaya mampu dipersiapkan, doa semua pihak sangat diharapkan,”ujar Burhanuddin.
Diungkapkan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) memiliki posisi yang semakin strategis dalam kehidupan kebangsaan Indonesia karena tidak hanya berfungsi sebagai ajang syiar Islam, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan karakter bangsa di tengah perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat. Fenomena globalisasi, revolusi digital, dan transformasi budaya telah membawa dampak positif berupa kemudahan akses informasi, namun pada saat yang sama memunculkan tantangan serius berupa krisis keteladanan, penyebaran hoax , serta menurunnya kualitas interaksi sosial yang berlandaskan nilai-nilai moral.
Al-Qur’an memiliki peran signifikan dalam pembentukan karakter individu dan kohesi sosial masyarakat. Nilai-nilai Al-Qur’an mengandung prinsip-prinsip kemanusiaan, keadilan, dan kemaslahatan yang relevan dengan kehidupan modern. Internalisasi nilai Al-Qur’an melalui kegiatan keagamaan mampu memperkuat karakter religius, integritas, dan tanggung jawab sosial peserta didik. Analisi tersebut menunjukkan bahwa MTQ bukan sekadar aktivitas keagamaan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang memiliki landasan ilmiah yang kuat. Oleh sebab itu, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an melalui MTQ menjadi relevan untuk menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Utara.(Husni Lubis)
