​Ikut Dorong Penguatan Ketahanan Pangan, Korwasis Madina Sulap 10 Hektar Lahan Jadi Hamparan Serai

​sentralberita | Madina – Meski baru terbentuk, Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) Madina) kabupaten Mandailing Natal ( Madina) melakukan terobosan di sektor agribisnis yakni melakukan penanaman sayuran jenis serai diatas layan 10 hektar.

Gebrkan tersebut tercetus melalui musyawarah strategis yang digelar di Sekretariat Korwasis Madina, Jalan Medan-Padang Lingkungan I, Kelurahan Siabu, Jumat (15/5/2026).

​Langkah ini bukan sekadar upaya memperkuat kas organisasi, melainkan wujud nyata dukungan terhadap program pembangunan ekonomi yang dicanangkan oleh Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution.


​Ketua Korwasis Madina, Ringgo Siregar, mengatakan bahwa pemilihan komoditas serai didasarkan pada analisis pasar yang kuat dan efisiensi pengelolaan sehingga diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar se Kabupaten Madina.

Menurutnya, koperasi harus berani terjun ke sektor riil demi menciptakan kemandirian ekonomi bagi para anggotanya.

​”Musyawarah hari ini adalah fase krusial. Kami melakukan pemetaan mendalam, memastikan status hukum lahan clear, hingga menyusun teknis pengolahan dan pembersihan .

Baca Juga :  Bupati Madina Ingatkan, Pimpinan Daerah Itu Pelayan Bagi Masyarakat

Kami ingin fondasi infrastruktur ini matang sempurna sebelum bibit ditanam,” ujar Ringgo dengan optimis.

Korwasis diharapkan menjadi ​Pilot Project Agribisnis di Madina yang berada di kecamatan Siabu untuk pengembangan budidaya serai.

Karena itu Ringgo berharap dukungan dari Pemkab Madina termasuk untuk melakukan tata kelola dan pemasaran.

​Sedang Sekretaris Korwasis Dedi Mulia, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan proyek budidaya serai

​Dirinya berjanji akan melaksanakan sistem pengelolaan dana dan hasil usaha secara terbuka dan transparan.

​Kemudian lanjut Dedi, Korwasis Juga akan menggandeng para tenaga ahli pertanian untuk menjamin kualitas hasil panen dan dapat memenuhi harapan pasar.

​Karena itu kata dia, Sinergi Media menjadi sesuatu yang mutlak,yakni dengan memanfaatkan jaringan media nasional dan lokal sebagai modal sosial dalam pengawasan dan promosi.

Baca Juga :  PKK Asahan Dorong Kesadaran Deteksi Dini Kanker Serviks Lewat Evaluasi Lomba IVA Test

​”Kami tidak hanya ingin menanam, tapi kami ingin membangun ekosistem agribisnis yang berkelanjutan”,harapnya, sembari meminta dukungan serta kekompakan rekan-rekan jurnalis sebagai mesin penggerak utama suksesnya proyek tersebut.

​Dalam kesempatan tersebut panitia rapat telah melakukan pembentukan Tim Teknis Lapangan dengan ditandai dengan pemberian mandat khusus dari Korwasis untuk mengawasi jalannya pembukaan lahan secara intensif.

​Selanjutnya juga tim akan melakukan koordinasi dan monitoring secara berkelanjutan dengan tenaga ahli pertanian setempat.Memastikan standar operasional prosedur (SOP) pertanian terpenuhi guna mencapai hasil panen yang optimal.

​Dengan gerak cepat ini, Korwasis Madina membuktikan bahwa insan pers tidak hanya mahir dalam mengolah berita, tetapi juga memiliki peran aktif sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di Mandailing Natal.( FS)

-->