Hj. Nurainun Siregar Tinggalkan Orang Tercinta Demi Tugas Panitia Haji

sentralberita|Medan~ Adalah Hj Nurainun Siregar harus, ia mampu dan tegar meninggalkan suami tercinta, anak, menantu serta cucu di rumah demi tugas negara. Ia adalah ASN bagian Tata Usaha di Kementerian Haji dan Umrah Kota Binjai. Karena tugas sebagai panitia haji embarkasi Medan pada musim haji 2026 maka iapun meningglakan orang orang tercintanya.
“Suami anak, menantu dan cucu tinggal dulu selama 20 hari ini saat keberangkatan jamaah haji,” katanya,Sabtu 9 Mei 2026.
Sebelumnya ia pun sudah pernah meninggalkan orang orang terdekatnya saat jadinpetugas Haji non kloter pada 2023. “Itu malah lebih lama lagi sekira 40 hari,” katanya lagi. Dan pada 2024 ia bersama suami tercinta Edi Harianto pensiunan SMAN 2 Binjai, berangkat haji bersama. “Kalau pada musim ini saya bersama suami berangkat. Hanya anak menantu dan cucu saja yang ditinggal,” urainya.
Saat musim nhaji 2026, ia mendapat tugas di kepanitian Haji Embarkasi Medan pada 2026. Tepatnya di sekratriat Pendukung Petugas Ibadah Haji (P3IH). Petugas di TU Kemnhaj Kota Binjai ini ditarik untuk membantu pelksanaan ibadah Haji di Medan.
Hj Nurainun yang tinggal di Jalan Bengkulu Binjai, sebelumnya hanya panitia saja di Kota Binjai. “Karena tahun ini ada Kemenhaj saya ditugaskan di P3HI embarkasi Medan dan saya siap,” katanya.
Sebagai yang ditugaskan ia merasa senang. Berarti dirinya berkesempatan antar jamaah dari daerah di embarkasi Medan menuju Tanah Suci. Terhada tugas-tugas di sekretariat, khususnya dalam menangani konsumi para staf panitia dan pihak terkait lainnya dirasakan ada senang dan sedih, ada suka dan duka.
“Begitulah Bang, apalagi pelayanan soal konsumsi di sekretariat ada saja yang kita hadapi. Tapinuang oentingbbagi kaminkita semua bisa dan dapat makan sesuai jumlah yang ada,” ujar Ibu Siregar ini.
Dalam mengemban tugas negara ini, ibu Hj Nurainun yang memilikinya anak dan dua cucu, mengatakan sudah meninggalkan keluarga sejak 21 April 202. Ia tak jumpa suami, anak, menantu dan cucu demi tugas negara.
“Sempat jumpa pada minggu pertama bertugas, saya pulang ke Binjai. Tapi sampai saat ini, suami tak pernah jumpa hanya teleponan saja. “Pernah anak kita drg Yulia Dewi Harianto anak kedua dan anak pertama Eka Putri Harianto serta suami Edi Harianto pensiunan guru SMAN 2 Binjai bertemu pada seminggu pertama bertugas. Tapi sampai sekarang tak pernah jumpa,” ujarnya.
Ibu Hj Nuraini Siregar yang
akan pensiuan 4 tahun lagi memiliki harapan dan impian agar kementerian tempat ia bekerja menjadi kementerian yang berhasil menjalankan tugas-tugasnya. “Harapan kita Kemenhaj semakin maju, sebab sudah departemen sendiri. Selama 20 hari tak jumpa keluarga demi tugas negara.
Kami disini bertugas mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB dan kami nginap di Asrma Haji Medan. Harapan lain di Kemehaj agar kami bisa ditugaskan sebagai petugas haji dan diberangkatkan ke Tanah Suci,” ujar staf Sekretariat P3HI Embarkasi Medan yang memiliki 10 pegawai 5 laki-laki dan 5 perempuan yang melayani konsumsi untuk petugas.
