Dua Meninggal, Mobil Avanza Terjun ke Parit Belidaan Sei Rampah

sentralberita | Serdang Bedagai ~ Kecelakaan tunggal terjadi di parit Belidaan Dusun I desa Cempedak Lobang Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1269 ZI terlihat berada di dalam parit dengan posisi terbalik.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia yang diketahui bernama Muhammad Wahyudi Rangkuti (27) dan Desi Arianti Rangkuti (30), warga Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut melaju dari arah Dolok Masihul menuju Sei Rampah. Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga hilang kendali hingga keluar dari badan jalan dan terperosok ke dalam parit.

Baca Juga :  Bupati Sergai Terima dan Lepas 358 Mahasiswa KKN UNIVA Medan: Sinergi Dunia Akademik dan Pembangunan Desa

Mobil ditemukan dengan posisi terbalik dengan roda berada di atas, sehingga menyulitkan korban untuk keluar dari dalam kendaraan.

Seorang saksi mata berinisial DK yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan, sebelum kecelakaan terjadi, mobil sempat melaju dengan kecepatan tinggi.

“Mobil itu awalnya berada di belakang saya, kemudian mendahului dengan kecepatan tinggi. Tidak lama setelah itu, mobil langsung terjun ke parit dan terbalik,” ujar DK.

Pasca kejadian, warga sekitar bersama tim pegawai kebersihan Pasukan Merah Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai segera melakukan evakuasi. Proses penyelamatan dilakukan dengan membalikkan kendaraan untuk mengeluarkan korban yang terjebak di dalam mobil.

Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa keduanya tidak dapat tertolong.

Baca Juga :  Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat, Kejari Sergai Bagikan Ratusan Takjil

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia,” tambah saksi.

Petugas dari Polres Serdang Bedagai bersama unsur TNI turut berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi kendaraan serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, Camat Dolok Masihul, Jimmy Purba, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa kedua korban merupakan warganya.

“Iya, benar. Keduanya warga Pekan Dolok Masihul,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. (SB/ARD)

-->