AKBP Yayang Rizki Pratama Sosok Humanis, Baginya Tugas Kepolisian Bukan Semata Penegakan Hukum Melain Hadir di Tengah Masyarakat

sentralberita|Medan~Nama AKBP Yayang Rizki Pratama bukan sosok asing di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Perwira menengah Polri yang dikenal humanis,namun tegas ini memiliki rekam jejak panjang dalam penanganan kasus strategis sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2008 ini resmi menyandang pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan kini mendapat amanah bertugas di Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri. Dua melati emas di pundaknya menjadi penanda perjalanan karier yang terbilang moncer.

Dekat dengan Masyarakat

Yayang dikenal luas oleh tokoh masyarakat, pemuda, aktivis, jurnalis, hingga pegiat media sosial di Sumatera Utara.

Kedekatan itu bukan tanpa alasan. Dalam setiap penugasan, ia kerap membangun komunikasi yang cair dan terbuka dengan berbagai elemen masyarakat.

Namanya bahkan sempat viral saat menjabat Kabagops Polres Asahan lewat program Polnabe (Polisi Menanam Cabai), sebuah inovasi pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan ketahanan pangan dan pendekatan kamtibmas. Program tersebut mengantarkannya diusulkan sebagai penerima Hoegeng Awards 2023.

Baca Juga :  Demi Evakuasi Tetangga dari Longsor, Polwan Tapteng Lupakan Selamatkan Harta

Rekam Jejak Jabatan

Karier Yayang dimulai dari berbagai posisi strategis di fungsi reserse. Saat berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP), ia menjabat Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai dan menangani sejumlah perkara yang menyita perhatian publik, termasuk kasus Meliana.

Usai dari Tanjungbalai, Yayang dipercaya menjabat Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan. Di wilayah ini, ia dikenal mampu merangkul tokoh agama, pemuda, dan masyarakat sehingga situasi kamtibmas relatif kondusif.

Keberhasilan tersebut mengantarkannya menjabat Kasat Reskrim Polres Binjai, sebelum kemudian bertugas di Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara.

Saat menyandang pangkat Komisaris Polisi (Kompol), Yayang kembali dipercaya sebagai Kabagops Polres Asahan.

Di sinilah pendekatan humanisnya semakin dikenal melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Menjelang Pemilu 2024, Yayang dimutasi menjadi Kapolsek Medan Baru berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor ST/1179/XII/Kep/2023 tertanggal 30 Desember 2023.

Baca Juga :  Perjuangan Penyuluh Agama Kristen Kemenag Nias, Jalan Kaki 3 Kilometer, Lewati Gunung Hingga Menyebrangi Sungai

Di jabatan ini, ia menginisiasi Polnabe Reborn, sebuah komunitas kolaboratif yang melibatkan anak muda, jurnalis, dan aktivis dalam kegiatan sosial dan ekonomi produktif, seperti peternakan lele di Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia.

Menuju Mabes Polri

Keberhasilannya menjaga stabilitas keamanan selama Pemilu 2024 menjadi salah satu catatan positif dalam kariernya.

Yayang kemudian mengikuti Pendidikan Sespimmen Dikreg 65 gelombang 2, sebelum akhirnya dipercaya bertugas di Divhubinter Mabes Polri dengan pangkat AKBP.

Bagi Yayang Rizki Pratama, tugas kepolisian bukan semata penegakan hukum, melainkan juga hadir di tengah masyarakat, membangun kepercayaan, dan menciptakan dampak nyata.

Filosofi itulah yang menjadikan Polnabe dan Polnabe Reborn bukan sekadar program, melainkan cerminan gaya kepemimpinan AKBP Yayang Rizki Pratama.

-->