Wakil Bupati Tapsel Ajak Bank Sumut Perkuat Sinergi Hadapi Tekanan Fiskal dan Pemulihan Pascabencana

sentralberita | Tapanuli Selatan ~ Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mendorong peningkatan kolaborasi dengan Bank Sumut guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah, terutama menghadapi tekanan fiskal dan upaya pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah. Ajakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapsel, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, saat meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Sumut Saipar Dolok Hole di Kelurahan Sipagimbar. Senin (1/12/2025)

Dalam sambutannya, Jafar menegaskan bahwa kemitraan antara pemerintah daerah dan Bank Sumut semakin memiliki posisi strategis di tengah dinamika fiskal yang diproyeksikan terjadi pada 2026. Menurutnya, Tapanuli Selatan diperkirakan mengalami penurunan signifikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, dengan potensi pengurangan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Penurunan TKD tentu membawa konsekuensi serius terhadap agenda pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga program sosial yang menyentuh masyarakat luas. Pemerintah harus bekerja lebih efisien sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Jafar.

Baca Juga :  Sekolah Terdampak Bencana Dibersihkan, Polda Sumut Fokus Pulihkan Dunia Pendidikan

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga keuangan daerah seperti Bank Sumut menjadi langkah mendesak untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan program prioritas tetap berjalan. Salah satu program tersebut adalah Gerakan Seribu Kolam, yang dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi melalui pengembangan sektor perikanan berbasis potensi lokal.

“Program ini membutuhkan dukungan nyata, mulai dari akses permodalan, distribusi pakan, hingga penguatan ekosistem usaha perikanan. Kehadiran layanan Bank Sumut sangat penting untuk mempercepat realisasinya,” tegas Jafar.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut, Arieta Aryanti, mengatakan bahwa pembukaan KCP Saipar Dolok Hole merupakan bagian dari upaya pemerataan layanan keuangan hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan wilayah pedalaman. Ia menekankan bahwa ekspansi jaringan bukan sekadar strategi bisnis, tetapi juga komitmen untuk memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat akar rumput.

Baca Juga :  Brimob Polda Sumut Berbagi Kasih Natal bagi Korban Bencana di Tapanuli Utara

“Sebagai mitra pemerintah daerah, Bank Sumut hadir melalui program dan layanan yang mampu menunjang penguatan ekonomi masyarakat. Transformasi layanan kami menjangkau seluruh lapisan, tidak hanya di kota-kota besar,” ujar Arieta.

Ia menambahkan, ketersediaan akses keuangan yang memadai menjadi fondasi penting bagi percepatan pemulihan pascabencana sekaligus menghadapi tekanan fiskal yang berpotensi terjadi di tahun mendatang. Dengan jaringan layanan yang semakin luas, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pembiayaan, menabung, hingga mengembangkan usaha produktif.

Di tengah tantangan fiskal dan proses pemulihan bencana, sinergi antara Pemkab Tapanuli Selatan dan Bank Sumut dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga ritme pembangunan daerah. Kolaborasi ini juga sejalan dengan visi “Sinergi Tapsel Bangkit”, yang mendorong semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. (SB/ARD)

-->