Edi Saputra Kembali Sosialisasikan Perda, Ajak Masyarakat Semakin Bersemangat Siapkan Kelengkapan Adminduk Menunggu Program Kesejahteraan Rakyat dari Pemerintahan-Prabowo-Gibran

sentralberita| Anggota DPRD Kota Medan, Edi Saputra, ST kembali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Jalan Rawa Cangkuk Tiga (RCTI) Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sabtu (1/2/2025) siang. Edi Saputra menyatakan seluruh warga Kota Medan harus benar-benar terdata dan memiliki kelengkapan administrasi kependudukan (Adminduk), seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) hingga Akte Kelahiran.
Sosialisasi dihadiri ratusan warga yang kebanyakan ibu-ibu tersebut, mengawali perkenalan diri dan menjelaskan Sosper Adminduk dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, motivasi, sehingga dapat meningkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan Administrasi Kependudukan, sehingga diharapkan tidak ada lagi penduduk kota yang kita cintai ini yang tidak punya Adminduk.
“Oleh karenba itu, dengan pertemuan ini, kita harapkan persoalan Adminduk bisa berjalan dengan baik dan masyarakat memiliki Adminduk secara lengkap di Kota Medan, kota yang kita cintai ini dan sekaligus dapat memberikan perlindungan status hak sipil penduduk atas dokumen yang dimilikinya.”ujar Edi yang merupakan DPRD Medan kedua kalinya atas amanah melalui suara pada pemili 2024 lalu dari daerah pemilihannya (Dapil) IV Kota Medan.Yakni Kecamatan Medan Denai, Kecamatan Mesan Area, Kecamatan Medan Kota, dan Kecamatan Medan Amplas.
Turut hadir di kegiatan sosialisasi tersebut yakni Babinkamtibmas Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Aiptu Sangkot Sihombing, Babinsa Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Serda Ahmad Suyadi, Kepala Lingkungan 15 Kelurahan Mandala III , Syaf Efendi.
Edi Saputra menegaskan, kelengkapan Adminduk sangat penting dan banyak kegunaannya menuju perbaikan hidup masyarakat. Apalagi di masa kepemimpinan saat ini Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo dan Gibran yang mulai menunjukkan kepedulian dan bakal meluncurkan banyak program untuk kesejahteraan rakyat, khususnya di bidang pendidikan yang menjadi prioritas utama
“Jadi persiapkan Adminduk, jika nanti Presiden Prabowo meluncurkan program bantuan sosial dan kesejahteraan untuk masyarakat, maka kita sudah terdata secara administrasi kependudukan. Sebab saat ini pemerintah menyalurkan bantuan ke masyarakat berdasarkan data kependudukan yang sudah terdata dan terhubung di sejumlah instansi atau lembaga negara,”kata Edi Saputra.
“Jadi sekali lagi kita ingatkan persiapkan adminduk. Jangan nanti kepling dan pemerintah yang disalahkan jika bapak ibu tidak mendapat bantuan,”imbuh Edi Saputra yang juga Bendahara Fraksi PAN DPRD Medan.
Seperti, lanjut Edi Saputra, seperti dialami seorang warga yang hadir bernama Suhendra yang sudah 32 tahun berpenduduk Kabupaten Deliserdang tapi baru sekarang mengurus surat pindah KK (Kartu Keluarga) Kota Medan.
“Jadi seandainya saja pak Suhendra ini kategori miskin dan wajib menerima bantuan dari pemerintahan di Medan, tapi bagaimana dia bisa menerima bantuan dari pemerintahan tempat dia tinggal sementara adminduknya tidak di Medan, bagaimana Pemko Medan mau menyakurkan bantuannya jika adminduknya tidak sesuai dengan tempat tinggal dia,”paparnya sembari menyerahkan berkas surat pindah dan KK yang telah diurus Tim Rumah Peduli Edi Saputra.
Oleh karena itulah, Edi Saputra mengaku tak bosan-bosannya meminta warga agar senantiasa melengkapi dan memeriksa adminduknya sinkron dengan surat lainnya. “Terutama akte lahir anak harus segera diurus dan saya siap membantu pengurusannya,”ujar legislator dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Area, Medan Kota dan Medan Amplas ini.
Edi Saputra juga meminta kalangan warga agar dalam pengurusan adminduk harus memastikan sinkronisasi datanya satu sama lainnya dalam administrasi atau surat penting lainnya itu . “Seperti data atau nama di Kartu Tanda Penduduk (KTP, Kartu Keluarga, ijazah, akte lahir maupun buku nikah jangan sampai salah data dan penulisannya hawalau sata huruf pun. Sebab hal itu bisa mempengaruhi keabsahan adminduk atau surat berharga lainnya yang kita miliki,”kata Edi Saputra.
Selanjutnya Edi Saputra yang dikenal sebagai wakil rakyat yang konsisten dalam mengurusi berkas adminduk warga secara gratis tersebut, di akhir paparannya membuka tanya jawab kepada warga. Pada kesempatan itu warga menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada Edi Saputra yang telah membagikan berkas adminduk warga yang diurus Tim Rumah Peduli Edi Saputra secara gratis, diantaranya KTP, KK, surat pindah, akte kelahiran hingga akte pernikahan.
“Dengan tetap terpilih saya, semoga saya bisa berbuat dan membantu lebih banyak lagi ke masyarakat melalui Posko yang saya dirikan. Doakan Bapak Ibu saya dan kita semua bisa lebih baik ke depannya,”ujar Edi Saputra.
Menurutnya, kelengkapan Adminduk warga masyarakat sangat penting dan berguna terhadap banyak hal urusan masyarakat terutama dengan pemerintah, lebih-lebih untuk mendapatkan/menerima bantuan tak terlepas dari kelengkapan persyararatan administrasi, misalnya seorang warga sakit mau berobat, mau sekolah, melamar pekerjaan dan lain sebagainya.
“Apalagi jika kita ingin mengurus administrasi lainnya seperti Data Terpadu Kesejahteraaan Sosial (DTKS) akte kelahiran, akte nikah hingga BPJS, PKH, KIP, bantuan Siswa Miskin dan bantuan sosial lainnya harus punya KTP dan KK yang aktif,”tegas anggota DPRD Medan yang terpilih kembali menjadi anggota DPRD Medan pada pemilu 2024 yang baru berlangsung.
Untuk itu,diharapkannya pada kalangan masyarakat jangan malas untuk mengurus adminduk. Sebab adminduk memiliki banyak manfaat khususnya sebagai data administrasi kependudukan sebagai warga negara terutama bagi warga kota Medan.
Sambil mengingatkan kalangan masyarakat agar berhati hati dengan persoalan NIK (Nomor Identitas Kependududkan) ganda, Edi pun menyampaikan, kesiapannya sebagai anggota DPRD Medan mengurus kelengkapan Adminduk masyarakat, termasuk mengurus warga masyarakat yang pindah ke kota Medan dari daerah lain, tapi tidak memiliki identitas diri sama sekali atau nol data dilayani secara gratis.
”Kita bantu, kita layani dengan gratis agar mereka memiliki kelengkapan identitas diri sebagai warga kota Medan,”ujar Edi Saputra seraya meminta kepada warga yang telah siap disurus untuk meaju ke depan pada pertemuan Sosper itu seraya meminta mereka satu persatu menyampaikan kesan dan pesan mereka menerima Adminduk yang diterima mereka dengan gratis.
Di bagian lain, anggota DPRD Medan yang bakal duduk kembali hasil Pemilu 2024 ini mengingatkan, agar warga harus selalu memeriksa keakuratan adminduk yang dimiliki, baik pribadi maupun keluarganya seperti mengecek NIK adminduk , sebab NIK tersebut bisa disalahgunakan orang lain. Demikian pengejaan abjad dan angka maka bisa berdampak fatal dan merugikan masyarakat.
Kemudian secara tegas mengungkapkan, kedepan Kartu Keluaraga (KK) wajib dimiliki masyarakat adalah yang memiliki barcode. “Jika masih ada ibu-ibu belum memiliki KK barcode dimohonkan agar segera mengurusnya. Sebab KK yang terbaru berlaku secara nasional saat ini adalah KK barcode dengan sisten digital, “ujarnya seraya mengingatkan, jangan sembarangan memasukkan nama walau nama keluarga sendiri ke dalam KK, karena bisa kelak menibulkan permasalahan.
Demikian pengejaan abjad dan angka salah maka bisa berdampak fatal dan merugikan masyarakat terutama bagi kelangsungan masa depan anak-anaknya. Misalnya penulisan satu hurup saja berbeda di surat-menyurat data Adminduk tersebut. Untuk itu, nama harus sinkron antara Aminduk yang dimiliki.
Persayaratan untuk pengurusan Adminduk , sebut Edi, Kartu Keluarga (KK) barkot, alamat rumah tempat tinggal, pastikan hanphone aktif dan nomor jangan berganti-ganti, foto rumah depan dan lain. Terhadap kelengkapan persyaratan tersebut akan diantu di Posko Peduli Edi Saputra.
“Sudah banyak kita bantu pengurusannya yang dapat bantuan dari pemerintah, tapi harus bersabar kita hanya membantu menyiapkan pengurusannya. Kepastian dapat tidaknya tetap tergantung pemerintah,”tutur Edi seraya menegaskan, BPJS yang menunggak bisa diurus ke BPJS gratis, tunggakannya ditangguhkan.
Edi Saputra mengakui suara hasil pemilu yang diperolehnya tidak terlepas dari dibukanya Posko Rumah Peduli Edi Saputra, yang benar-benar disiapkan untuk membantu warga dalam pengurusan segala macam bentuk adminduk. Untuk itu, Edi Saputra beharap kepada kalangan masyarakat agar benar-benar memanfaatkan Posko Rumah Peduli, dan senantiasa menjalin komunikasi menyampaikan berbagai aspirasi yang dibutuhkan masyarakat.
Mantan Sekretaris DPD KNPI Kota Medan ini mengajak kalangan masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya jika sama sekali belum memiliki adminduk maka bisa datang ke Posko Rumah Peduli Edi Saputra di Jalan Mandala. “Kita akan bantu dengan maksimal warga yang belum punya adminduk, seperti KK, KTP, akte kelahiran hingga akte pernikahan dan surat pindah dan lainnya.
“Bahkan yang nol data atau samasekali tidak punya data, bisa kita usahakan pengurusan Adminduknya. Jadi jangan segan-segan untuk mengurus Adminduk ke Posko Rumah Peduli Edi Saputra, sebab memiliki adminduk ini sangat banyak manfaatnya, seperti untuk pergi beribadah umroh, menerima PKH atau bantuan lainnya,”paparnya lagi.
Usai menyampaikan paparan Sosper adminduk, Edi Saputra seperti biasanya membagikan berkas-berkas adminduk yang telah selesai diurus secara gratis atau nol rupiah di Posko Rumah Peduli. Edi Saputra secara memberikan Adminduk.(SB/Husni Lubis)
