Discoverme Tawarkan Kolaborasi, Dorong Ruang Aman bagi Jurnalis Perempuan

sentralberita|Medan~ Biro konsultasi psikologi Discoverme menawarkan kolaborasi kepada Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara dengan mendorong terciptanya ruang aman bagi jurnalis perempuan melalui berbagai program berbasis kesehatan mental.

Hal itu disampaikan saat audiensi Discoverme bersama pengurus FJPI Sumut yang diterima langsung Ketua FJPI Sumut Khairunnisak Lubis, Wakil Sekretaris Irin Juwita, Kadiv Advokasi dan Hukum Meileandha, serta anggota Agustina, Eli Marlina, dan Sri Endang, Jumat (17/4).

Perwakilan Discoverme, Fachrizal Danil, menyampaikan pihaknya berfokus pada pendampingan psikologis bagi anak-anak hingga dewasa, dengan mayoritas klien berasal dari kalangan perempuan dan remaja. Hal ini dinilai sejalan dengan perhatian FJPI terhadap isu perempuan.

Ia menjelaskan, bentuk kolaborasi yang ditawarkan mencakup berbagai kegiatan, seperti workshop, seminar, hingga layanan konsultasi psikologis bagi jurnalis perempuan.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Kolaborasi dengan Kemenkumham, Bentuk 5.700 Posbankum lewat PHTC Restorative Justice

Menurut Daniel, profesi jurnalis memiliki tekanan kerja yang tinggi sehingga membutuhkan ruang aman untuk berbagi pengalaman sekaligus mendapatkan pemulihan mental.

Salah satu konsep yang ditawarkan adalah sesi berbagi atau sharing session yang selama ini telah dilakukan Discoverme dan mendapat respons positif dari peserta.

Discoverme juga memiliki program rutin bernama Support Circle, yaitu forum berbagi yang digelar setiap akhir bulan dan selalu penuh peminat dari berbagai kalangan usia, mulai dari remaja hingga dewasa.

“Antusiasme ini menunjukkan masih banyak individu yang membutuhkan ruang untuk bercerita, tetapi belum memiliki wadah yang tepat,” ujarnya.

Ketua FJPI Sumut Khairunnisak Lubis menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menilai dukungan terhadap kesehatan mental sangat dibutuhkan, khususnya dalam upaya perlindungan perempuan dari berbagai kasus, termasuk pelecehan seksual dan trauma yang dialami jurnalis perempuan.

Baca Juga :  Pemprovsu Kolaborasi Bersama REI dan Apersi,  Bangun 20 Ribu Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Menurutnya, selama ini FJPI tidak hanya mendampingi jurnalis perempuan, tetapi juga turut membantu perempuan secara umum, termasuk keluarga jurnalis yang menghadapi persoalan serupa.

“Selama ini kami lebih banyak berperan sebagai pendamping. Untuk pemulihan mental, biasanya kami rujuk ke lembaga lain. Karena itu, kehadiran program seperti ini sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Meileandha menambahkan, kebutuhan akan ruang pemulihan mental bagi jurnalis perlu direspons dengan langkah konkret. Ia menilai, kegiatan seperti mental healing dapat menjadi pintu awal untuk membantu jurnalis mengelola tekanan sekaligus menjaga kesehatan psikologis.

Melalui kolaborasi ini, Discoverme diharapkan dapat memperkuat upaya FJPI dalam menyediakan ruang pemulihan yang aman dan inklusif, khususnya bagi jurnalis perempuan di Sumatera Utara.

( Debbi )

-->