Dua Pelajar Tabrak Belakang Truk di Teluk Mengkudu, Satu Meninggal Dunia

sentralberita | Serdang Bedagai ~ Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Umum Provinsi Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di Dusun I, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu orang pelajar dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi antara satu unit sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi BK 6772 XBC dan satu unit mobil truk barang Mitsubishi Fuso bernomor polisi BK 8612 DJ.

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Tirza Hafiz (14), seorang pelajar yang merupakan warga Dusun V, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Saat kejadian, Tirza berboncengan dengan rekannya, Reyhan Alziqi Panjaitan (16), pelajar asal Pir Trans Sosa IB, Desa Pir Trans Sosa IB, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas.

Sementara itu, truk Mitsubishi Fuso dikemudikan oleh Indrawan Alviansyah (26), seorang sopir yang berdomisili di Dusun VII, Desa Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai.

Baca Juga :  Palang Pintu Kereta Api Simpang Sei Buluh Rusak, Kadishub Sergai: Masyarakat Harap Berhati-Hati

Dari keterangan awal yang dihimpun di lokasi kejadian, sepeda motor Yamaha Nmax yang dikendarai Tirza Hafiz datang dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang sebelah kiri truk Mitsubishi Fuso yang saat itu sedang berhenti di lajur kiri jalan dari arah yang sama.

Benturan keras tersebut menyebabkan pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh di badan jalan dan mengalami luka-luka. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu kemudian membantu mengevakuasi kedua korban dan membawanya ke RSUD Sultan Sulaiman untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat kecelakaan tersebut, Tirza Hafiz mengalami luka memar pada mata kiri serta luka robek di bagian kepala dan lengan kiri. Ia langsung mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara penumpangnya, Reyhan Alziqi Panjaitan, mengalami luka robek di bagian dagu dan kepala sebelah kiri serta mengeluarkan darah dari telinga kiri. Meski sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Sultan Sulaiman, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat dalam perawatan.

Baca Juga :  SPPG Sei Rampah Disorot, Dugaan Limbah Dapur MBG Tanpa Pengolahan

Petugas juga menyebutkan bahwa kedua pelajar tersebut tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor. Selain itu, pengendara sepeda motor tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM) maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang sah.

Di sisi lain, sopir truk Indrawan Alviansyah tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut. Petugas juga memastikan bahwa pengemudi truk memiliki SIM dan STNK yang masih berlaku.

Personel Unit Gakkum Sat Lantas Polres Serdang Bedagai yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi, serta membuat sketsa kecelakaan.

Selain itu, petugas juga telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan data sementara, dalam peristiwa ini tercatat satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. (SB/ARD)

-->