Sergai Peringkat Pertama Luas Panen dan Produksi Padi di Sumut Dua Tahun Berturut-turut

sentralberita | Serdang Bedagai~  Kabupaten Serdang Bedagai kembali menorehkan prestasi membanggakan di sektor pertanian. Dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025, Sergai berhasil menempati posisi pertama untuk luas panen dan produksi padi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Capaian tersebut berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sergai terkait produksi padi angka tetap Nomor: 11/02/12/Th.XXIX tertanggal 2 Februari 2026. Data itu menunjukkan dominasi Sergai dalam kontribusi produksi beras di tingkat provinsi.

Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembangunan sektor pertanian di daerah yang dikenal dengan julukan Tanah Bertuah Negeri Beradat tersebut.

“Posisi pertama di Provinsi Sumatera Utara diraih Kabupaten Sergai meliputi luas panen dan produksi padi untuk tahun 2025 dan 2024, sebagaimana hasil rilis terbaru BPS Sergai,” ujar Darma Wijaya di sela rutinitasnya di Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (13/2/2026).

Berdasarkan data BPS, luas panen padi Sergai pada tahun 2025 mencapai 55.196 hektare. Angka ini meningkat 7,98 persen dibandingkan tahun 2024.

Baca Juga :  Puluhan Warga Gelar Aksi Damai di Sergai, Tuding 12 Kepala Desa Kecamatan Sipispis Terlibat Dugaan Korupsi

Peningkatan luas panen tersebut turut mendorong kenaikan produksi secara signifikan.

Untuk produksi, pada 2025 Sergai mencatat surplus sebesar 356.508 ton Gabah Kering Giling (GKG), atau naik 7,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tren kenaikan ini menjadi faktor utama yang mengantarkan Sergai mempertahankan posisi teratas di Sumut selama dua tahun berturut-turut.

Menurut Bupati, capaian tersebut bukan semata hasil kerja pemerintah daerah, melainkan kolaborasi antara Pemkab Sergai, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, pemerintah pusat dan provinsi, serta dukungan penuh para petani.

Ia merinci sejumlah bantuan yang berkontribusi terhadap peningkatan produksi padi sepanjang 2025. Di antaranya bantuan benih padi sebanyak 153 ton untuk 6.219 hektare lahan sawah, serta 183 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air, traktor roda dua dan roda empat, hingga combine harvester.

Selain itu, realisasi pupuk subsidi juga dinilai sangat membantu petani, dengan distribusi pupuk urea sebanyak 13.518 ton, NPK 15.611 ton, serta pupuk organik 222 ton. Program optimalisasi lahan rawa seluas 7.323 hektare dan non-rawa 1.716 hektare turut mendongkrak produktivitas pertanian.

Baca Juga :  Pemkab Sergai Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Desa Lewat Diseminasi Administrasi Pemerintahan Desa 2025

Tak hanya itu, perbaikan sistem irigasi sepanjang 8.288,518 meter, pembangunan jalan usaha tani sepanjang 842 meter, serta program cetak sawah mandiri seluas 73,8 hektare menjadi bagian dari strategi penguatan infrastruktur pertanian di Sergai.

Atas capaian tersebut, Darma Wijaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Kementerian Pertanian RI, serta Gubernur Sumut Bobby Nasution atas dukungan anggaran dan program yang telah disalurkan ke Sergai.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Kementerian Pertanian RI, juga Gubernur Sumut Bapak Bobby Nasution, serta para petani yang telah bekerja keras meningkatkan produksi pertanian.
Berkat sinergi ini, Sergai mampu meraih posisi pertama untuk luas panen dan produksi padi di Sumut selama dua tahun berturut-turut,” pungkasnya. (SB/ARD)

-->