Libur Natal 2025, Kunjungan Wisata ke Danau Toba Menurun Drastis

sentralberita | Parapat ~ Tingkat kunjungan wisata ke sejumlah objek wisata di kawasan Danau Toba mengalami penurunan signifikan pada masa libur Natal 2025. Kondisi ini terlihat dari sepinya arus lalu lintas yang memasuki kawasan wisata Parapat, baik wisatawan yang menginap di hotel maupun yang menyeberang menuju Pulau Samosir.

General Manager Hotel Khas Parapat, P. Siregar, menyampaikan bahwa penurunan kunjungan wisata tersebut dipengaruhi oleh bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Sepinya hotel dan objek wisata di kawasan Danau Toba sangat dipengaruhi oleh bencana alam yang melanda kawasan Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujar Siregar, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga :  Panitia Natal PWI Sumut Didukung PT Agincourt Resources (AR)

Ia menjelaskan, tingkat hunian Hotel Khas Parapat selama libur Natal 2025 mengalami penurunan sekitar 15 hingga 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan tingkat okupansi hotel Khas Parapat tercatat hanya mencapai 67 persen.

Kondisi serupa juga dibenarkan Manager Atsari Hotel, Mike Sinaga. Menurutnya, bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera berdampak langsung terhadap minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan Danau Toba, termasuk Parapat.

“Selama Natal 2025, tingkat hunian hotel kami hanya sekitar 20 persen,” ungkap Mike.

Meski demikian, ia berharap kunjungan wisatawan dapat meningkat menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

“Kita berharap ada peningkatan jumlah wisatawan saat libur Tahun Baru nanti,” harapnya.

Baca Juga :  H-1 Sebelum Libur Lebaran, 7.589 Jemaah Sumut Lunasi Biaya Haji Reguler 2025

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) ASDP Cab. Danau, Nikson Ambarita, mengungkapkan bahwa selama libur Natal 2025, belum terlihat peningkatan signifikan volume kendaraan pada rute penyeberangan Ajibata–Ambarita.

“Volume kendaraan di Pelabuhan Ajibata masih relatif landai, belum terjadi kepadatan yang signifikan,” jelas Nikson.

Penurunan kunjungan wisata ini menjadi perhatian para pelaku usaha pariwisata di kawasan Danau Toba, mereka berharap kondisi cuaca membaik dan situasi pascabencana segera pulih agar sektor pariwisata kembali menggeliat. (Fer)

-->