Pengamat: KPU Medan Harusnya Komunikatif, Nyatanya Minim Komunikasi

sentralberita|Medan~Diskusi “Menelisik Kendala dan Solusi Pemutakhiran Data Pemilih Pada Pilkada Serentak 2024” yang digagas Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) di Ketapang Rumah Kopi, Jalan Karya Bakti, Medan, Selasa (9/7) malam, terungkap kinerja Kinerja jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan yang saat ini sedang disorot.

Selain ‘miskin’ sosialisasi, penyelenggara pemilihan itu juga minim terobosan. Menurut pengamat sosial politik Kota Medan, Faisal Mahrawa menyebut, salah satu minimnya terobosan KPU Medan ialah dalam hal percepatan proses pencocokan dan penelitian atau coklit.

Ia juga tidak melihat KPU Medan berupaya untuk membuat masyarakat tergerak untuk proaktif mendaftarkan diri pada tahapan tersebut.

“Ya harusnya KPU Medan sebagai penyelenggara komunikatif, ternyata minim komunikasi. Karena tidak ada berita yang massif misalnya soal kegiatan launching, ini tentu disayangkan,” kata Raden Deni Admiral.

Baca Juga :  H. Rajudin Sagala: Guru Honerer Mengabdi 5 Tahun Harus Bisa Diangkat Jadi P3K dan PNS

KPU Medan di bawah kepemimpinan Mutia Atiqah tersebut diketahuinya sudah melaunching tahapan Pilkada Medan 2024 di Istana Maimun. Launching itu diduga kurang gaung lantaran minimnya kehadiran insan pers yang semestinya dimobilisasi dengan baik oleh pihak KPU Medan.

Informasi mengenai launching ini terlihat diposting KPU Medan pada akun instagramnya yang hingga Selasa (9/7) malam, hanya mendapat 93 like dan dua komentar saja. Akun KPU Medan tersebut juga terlihat hanya 8.846 pengikut dimana sebagian besar merupakan sesama KPU kabupaten/kota dan petugas PPK dan PPS.

Peserta diskusi juga menyoroti sosialisasi tahapan Pilkada Medan 2024 yang sangat minim. Salah satu hal yang muncul yakni minimnya informasi mengenai launching tahapan Pilkada Medan yang dilakukan pada 6 Juni lalu.

Baca Juga :  Korban Pelaku Pencurian Sepeda Motor Lapor Polsek Medan Barat

“Harusnya dibuat pemetaan mengenai tokoh yang bisa didatangi untuk memudahkan proses coklit. Tokoh mana misalnya yang didatangi sehingga tersosialisasilah tahapan yang dilakukan petugas pantarlih,” ujar Faisal Mahrawa.

Hadir juga sebagai pembicara lain, Anggota KPU Medan Divisi Data, Saut Haornas Sagala dan Raden Deni Admiral. Pelaksanaan coklit data pemilih untuk Pilkada Medan 2024 sudah berlangsung mulai 24 Juni dan akan berakhir pada 24 Juli 2024.(SB/01)