Tiga Mahasiswa BIPA UMSU Lolos Seleksi Festival Tingkat Dunia

sentralberita | Medan ~ Tiga mahasiswa yang jadi bagian dari pemelajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil lolos seleksi babak final Festival Handai Indonesia tahun 2024. Ketiga mahasiswa asal Kamboja yang menempuh pendidikan di UMSU tersebut yakni Ahmath Rasitin, Kreyya Dany, dan Hgoli Amira. Berdasarkan pengumuman dari Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI pada Selasa, 11 Juni 2024 ketiganya dinyatakan lolos untuk mengikuti babak final yang akan dilaksanakan di Bali, pada 25—31 Agustus 2024.

Ketua BIPA UMSU, Dr Cut Novita Srikandi, MHum mengatakan ketiga mahasiswa tersebut sebelumnya mengikuti seleksi Festival Handai Indonesia tahun 2024 sejak 28 Maret 2024 lalu. ‘‘Alhamdulillah, dari 6 (enam) perlombaan yang kita ikuti, pemelajar BIPA UMSU lolos untuk kategori bercerita dan pantun, ’’kata Cut Novita Srikandi.

Menurut Cut, keberhasilan ini patut membanggakan karena ketiga mahasiswa tersebut bersaing dari sejumlah warga negara asing di dunia yang mengirimkan karyanya ke panitia festival. Dari pengumuman yang dilansir dari laman BIPA Kemendikbud, para pemenang yang lolos seleksi diantaranya berasal dari AS, Jerman, Sudan, Peru, Bulgaria, Denmark, Ingris, Prancis, Polandia hingga negara-negara Afrika seperti Rwanda, Tunisia, dan Mesir.

Didampingi Pengarah BIPA UMSU Dr Muhammad Arifin dan para pelatih mahasiwa BIPA UMSU Yulhasni, Winona Emelia, dan Mutya Febriana, Ketua BIPA UMSU Cut Novita Srikandi mengatakan, prestasi ini patut membanggakan BIPA UMSU secara khusus dan UMSU pada umumnya karena mampu menuai prestasi tingkat dunia.

‘’Kami sangat berterima kasih atas dukungan Rektor dan para Wakil Rektor UMSU, khususnya WR III UMSU yang secara khusus memberi perhatian dalam keikutsertaan pemelajar BIPA UMSU pada festival tingkat dunia ini,’’kata Cut Novita Srikandi.

Secara terpisah, salah seorang pemelajar BIPA UMSU yang berhasil lolos, Ahmath Rasitin mengatakan terharu mereka bisa lolos seleksi tingkat dunia ini. Dikatakan mahasiswa asal Kamboja ini, selama hampir sebulan mereka secara khusus diberi pelatihan oleh BIPA UMSU untuk mampu nantinya bersaing dengan sejumlah warga negara asing lainnya di Bali. ‘’Mohon doa dan dukungan, semoga di Bali nanti kami berhasil terpilih sebagai pemenang,’’kata Rasitin. (01/red)