Mahasiswa Unimed Sosialisasi Manfaat Medsos Bagi Pelaku Wisata Polo Dongdong Sidamanik

sentralberita | Simalungun ~ Kelompok Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) Fakultas Ekonomi Program Studi Pendidikan Bisnis menyampaikan sosialisasi manfaat Aplikasi Pelayanan Prima dan Pemberdayaan Media Sosial Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan di Objek wisata Polo Dongdong Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun, Sabtu (1/6/2024).

Sosialisasi Kelompok Mahasiswa Unimed dengan tim yang beranggotakan Risky Esra Silvia Simarmata, Martha Friska Enjelliana Lumbantoruan, Tetty Hotmauli Silaban, Putri Wulandari, Indah Kristiani Meliani Simanjuntak menyambangi pelaku wisata Polo Dongdong Sidamanik dalam rangka memenuhi tugas proyek mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa.

“Sosialisasi ini kami buat untuk tugas proyek mata kuliah manajemen pemasaran jasa dengan topik Aplikasi Pelayanan Prima dan Pemberdayaan Media Sosial Untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan di Objek Wisata,” ujar Risky Esra Silvia Simarmata kepada wartawan, Senin (3/6/2024).

Di sebutkan Risky target kunjungan sosialisasi adalah pelaku wisata seperti Pekerja dan Pengelola Wisata Polo Dongdong Sidamanik untuk menambah pemahaman para pelaku wisata (Pekerja dan Pengelola Wisata) dalam menciptakan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan.

“Tujuan kami untuk menambah pemahaman pagi pelaku wisata (Pekerja dan Pengelola Wisata) mengenai pentingnya Media Sosial dalam mengenalkan dan mempromosikan objek atau destinasi Wisata,” ungkap Risky.

Risky bersama temannya berharap setelah sosialisasi dilakukan maka para pelaku wisata Polo Dodong Sidamanik memiliki Peningkatan Pelayanan Prima bagi wisatawan yang berkunjung.

“Kita mengharapkan pelaku wisata Polo Dodong Sidamanik memiliki keterampilan berkomunikasi lebih efektif dengan wisatawan, dapat menjaga kualitas pelayanan prima yang cepat, efisien dan responsif terhadap kebutuhan wisatawan,” lanjut Risky.

Selain itu, setelah sosialisasi juga diharapkan pelaku wisata mampu meningkatkan interaksi dengan Wisatawan terutama melalui media sosial.

“Pengelola wisata dapat berinteraksi langsung dengan wisatawan, menerima masukan dan menjawab pertanyaan pelanggan dengan cepat,
Kemudahan akses informasi sehingga outputnya wisatawan mudah mengakses informasi penting seperti jam operasional, harga tiket, fasilitas yang tersedia, dan event-event khusus melalui media sosial,” lanjutnya.

Dalam sosialisasi juga disebut Risky, Peningkatan kepuasan wisatawan dengan pelayanan prima dan interaksi yang baik, baik secara langsung maupun melalui media sosial diharapkan wisatawan akan merasa puas dan berkeinginan untuk kembali berkunjung dimasa mendatang.

“Kita juga sampaikan selain pelaku wisata, kerjasama dan kolaborasi promosi dengan influencer dan blogger melalui media sosial dapat dilakukan oleh pemilik atau pengelola wisata untuk mempromosikan destinasi wisata meningkatkan visibilitas dan daya tarik wisata,” tutup Risky.

Mewakili Pelaku Wisata Polo Dongdong Sidamanaik, Boy Manik berterimakasih kepada Mahasiswa Unimed yang rela turun langsung ke objek wisata membantu para pelaku wisataberikan penyuluhan dan sosialisasi promosi pariwisata.

“Terimakasih kepada adik-adik mahasiswa/I Universitas Negeri Medan yang telah memberikan penyuluhan sehingga kami mengetahui perlu memperbaiki pelayanan menjadi Pelayanan prima agar mendapatkan kepuasan dari wisatawan,” ujar Boy Manik.

Dibenarkan Boy bahwa media sosial ternyata sangat berpengaruh menjadi promosi untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Dari penyuluhan itu kami dapat mengetahui tahapan-tahapan apa saja yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan, seperti membuat akun media sosial seperti Instagram, TikTok, dan lainnya serta, membuat konten yang menarik dan juga bagaimana cara kita berkomunikasi dan berinteraksi juga dapat mempengaruhi kepuasan wisatawan,” ungkap Boy.(01/red)