2021, Penerimaan Bea Cukai Sumut Capai Rp5,91 Triliun

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara

sentralberita | Medan ~ Total penerimaan dari bea masuk, bea keluar dan cukai sebesar Rp5,91 triliun atau 397,99 persen dari target APBN tahun 2021 sebesar Rp1,48 triliun. Jika dbandingkan realisasi tahun 2020 sebesar Rp4,15 triliun, penerimaan 2021 juga mengalami kenaikan 234,74 persen (yoy).      

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara Parjiya menyampaikan hal itu Jumat (21/1).


Parjiya yang juga menjabat Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sumatera Utara pada press conference dengan jajaran Perwakilan Kemenkeu Sumut Kamis (20/1) menyebut total penerimaan 

Rp5,91 triliun itu terdiri dari bea masuk sebesar Rp879,14 miliar atau 119,94 persen dari target Rp732,96 miliar, penerimaan bea keluar sebesar Rp4,12 triliun atau 22.635 persen dari target Rp18,22 miliar sedangkan penerimaan cukai sebesar Rp914,45 miliar atau 124,28 persen dari target Rp18,22 miliar. 

Baca Juga :  Jamin Ketersediaan BBM Berkualitas, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Operasikan 774 Pertashop

Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) 

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara Tedy Syandriadi menambahkan realisasi PNBP  sampai akhir tahun 2021 sebesar Rp2,15 triliun atau 129,65 persen dari target yang ditetapkan, realisasi ini meningkat 12,21 persen dibandingkan tahun 2020.

Realisasi yang melampaui target ini disumbang dari realisasi pendapatan Badan Layanan Umum  Layanan Kesehatan dan Pendidikan yang mencapai Rp1,05 triliun atau 102,82 persen dan secara signifikan dari PNBP lainnya sebesar Rp1,10 triliun atau 173,14 persen.

Penerimaan PNBP Lainnya diantaranya berasal dari 3 jenis pendapatan yang dikelola oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sumatera Utara yaitu Pengelolaan BMN, Pengurusan Piutang Negara dan Lelang. 

Baca Juga :  Jumat Curhat Polsek Tanjung Balai Selatan Himbau Warga Turut Menjaga Situasi Kamtibmas di Lingkungannya

“Realisasi ketiga jenis pendapatan tersebut melebihi target yang telah ditetapkan,” ungkap Tedy.

Capaian masing-masing kegiatan meliputi PNBP Barang Milik Negara (BMN) mencapai Rp28,12 miliar atau 121 persen dari target Rp23,10 miliar. PNBP Piutang Negara, realisasi mencapai Rp717,57 juta atau 256 persen jauh melebih target Rp279,70 miliar. Untuk PNBP Lelang, realisasi mencapai Rp32,78 miliar atau 129 persen dari target Rp25,22 miliar.


“Memperhatikan capaian positif kinerja pendapatan dan belanja sepanjang tahun 2021, mengindikasikan bahwa efektivitas ekonomi di wilayah Sumatera Utara bergerak ke arah pemulihan,” kata Tedy. (wie)

-->