Wali Kota Medan Tinjau Vaksinasi Massal Covid-19 Untuk Penyandang Disabilitas dan Rohaniawan

sentralberita | Medan ~ Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM meninjau langsung pemberian vaksin massal covid-19 kepada 500 orang penyandang disabilitas dan 500 orang rohaniawan berlokasi di GBI Rumah Persembahan Jl. Jamin Ginting KM.11,5 No. 65, Kec. Medan Tuntungan, Kamis (18/03).

Setibannya di lokasi, Wali Kota Medan langsung menyapa dan berbincang dengan para tenaga kesehatan dan masyarakat yang akan di vaksinasi. Dalam kesempatan itu Wali Kota Medan juga menyerahkan paket bingkisan berupa bahan kebutuhan pokok kepada penyandang disabilitas.

Usai meninjau dan menyerahkan bingkisan, Wali Kota Medan mengatakan tokoh agama masuk kedalam rencana vaksinasi karena sampai saat ini tokoh agama masih terus mensyiarkan ajaran agamanya masing-masing kepada masyarakat. Karenanya mereka juga harus dilindungi agar terhindar dari covid-19. Begitu juga dengan penyandang disabilitas yang sampai saat ini masih beraktifitas juga perlu dilindungi.

“Karena itu kita vaksin semuanya ada sebanyak 500 orang disabilitas dan rohaniawan.”kata Wali Kota Medan.

Saat ini juga dikatakan Wali Kota Medan juga sedang dilakukan vaksinasi dosis kedua di beberapa titik di kota Medan seperti di pasar Petisah, Medan Mall, Lap. Benteng Medan, dan rencanannya besok, Jumat (19/03) juga akan dilakukan vaksinasi dosis kedua untuk ASN Pemko Medan.

“Target kita 70% masyarakat kota Medan bisa kita vaksin dan ini kita masih terus menunggu vaksin tahap selanjutnya untuk kota Medan segera turun dari pusat.”kata Wali Kota Medan.

Sedangkan untuk ketersediaan stok yang ada, Wali Kota Medan menyebutkan saat ini  dari stok vaksin yang ada sebanyak 96 ribu dan 78 ribu sudah digunakan. Artinya ketersediaan stok aman.

“Stok aman karena untuk dosis kedua nanti sudah saya sampaikan kepada Kadis Kesehatan agar segera mendata dan menyurati bahwa stok sudah mulai menipis”jelas Wali Kota Medan.

“Saya sudah mintakan kepada kepala dinas kesehatan jika sudah menipis, harus dilakukan pendataan misalnya siapa saja yang harus divaksin, siapa juga yang harus menjalani vaksin dosis ke dua.”lanjut Wali Kota Medan.

Terakhir Wali Kota Medan berharap kepada para penerima vaksin agar terus memiliki imun yang kuat sehingga bisa lebih percaya diri menjalani aktivitas masing-masing.(01/red)