Pengurus Masjid Ar Ridho Polonia Bangga & Ucapkan Terimakasih Penanaman Bibit Eucalyptus & Pemberian Hand Sanitizer

sentralberita|Penamanan bibit Pohon Eucalyptus dan pemberian hand sanitizer berbahan minyak atsiri dari Eucalytus yang diproduksi IPTEK USU bekerjasama dengan PT TPL yang dilaksanakan UKM JBM telah berlangsung kelima kalinya.

Sabtu (31/10/2020), Pengurus UKM JBM mengunjungi dan bersilaturahmi dengan BKM Masjid Ar Ridho untuk menyerahkan bibit Eculayptus dan secara bersama-sama melakukan penanaman di halaman samping Masjid Ar Ridho tersebut serta membagikan hand sanitizer berbahan minyak atsiri olahan dari Eucalytus yang diproduksi IPTEK USU bekerjasama dengan PT TPL.

Kepada pengurus Masjid, pengurus BKM JBM mengharapkan, dari kandungan Eucalyptus dapat membawa manfaat di masa depan dalam menghadapi pandemi covid-19 yang belum diketahui sampai kapan melanda negeri ini.

“Kita (jurnalis) berharap, bibit pohon Eucalyptus yang ditanam di lahan sekitar Masjid Ridho dapat membawa manfaat besar bagi penduduk sekitar,”ujar Fakhruddin (Kocu) bersama pengurus UKM Jurnalis Bina Mandiri (JBM) Haslan M Tambunan, Husni Lubis, Suwardi Sinaga, M Harizal, Waliyono, yang juga dihadiri perwakilan dari pihak TPL, Norma Hutajulu, saat berkunjung ke Masjid Ar Ridho Jalan Karya Pembangunan Kecamatan Medan Polonia Kota Medan.

Jika diolah dengan baik, Eucalyptus ini dapat menjadi sumber mata pencarian baru bagi warga, seperti memproduksi hand sanitizer dari bahan baku Eucalyptus dan minyak atsiri,” ungkap jurnalis senior ini.

Terima Kasih dan Bangga

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Ar Ridho Polonia, Muhammad Yudi Astari didampingi para pengurus BKM mengucapkan sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada UKM Jurnalis Bina Mandiri (JBM) yang peduli dalam ikut serta mencegah penyebaran virus corona dan peduli dengan Masjid Ar Ridho.

“Bersama anggota, pengurus Masjid Ar Ridho dan lapisan masyarakat sekitarnya. Kami akan membantu mensosialisasikan mencegah penularan virus corona dan membantu mengembangkan tanaman eucalyptus sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umat manusia dalam mencegah virus corona,” tegas Yudi Astari didampingi Winsyah.

Rasa bangga dan senang terlihat dari pengurus masjid tersebut, terbukti tersedia makanan ringan dan minuman disediakan. Diskusi kecil penuh kekeluagaan berlangsung. Tawa dan candapun berlangsung santai. Begitu hendak pulang, para pengurus masjid menginginkan agar datang kembali melihat tanaman tersebut.

Winsyah juga menambahkan, pihak Masjid juga bersedia bekerja sama dalam mengembangkan tanaman ini kedepannya agar dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia.

Artinya, pihak masjid bersama lapisan masyarakat akan mengembangkan seperti memproduksi hand sanitizer berbahan baku Eucalyptus, jika pihaknya didukung oleh pihak-pihak terkait.

Minyak Atsiri

Pohon Eucalyptus saat ini menjadi daya tarik. Karena, minyak atsiri dari tanaman Eucalyptus banyak mengandung manfaat terhadap masyarakat dan menangkangkal Virus Corona 19 yang menjadi momok masyarakat saat ini.

Berdasarkan hasil penelitian dari Iptek USU, tanaman dari pohon Euchalyptus memiliki kandungan senyawa aktif 1,8 cineole (eucalyptol), yang mampu menekan pertumbuhan berbagai jenis virus, termasuk Covid-19 dalam skala 80-100 persen.

Kesimpulan ini didapat setelah mereka melakukan penelitian selama dua tahun bekerjasama dengan perusahaan pulp, PT TPL (Toba Pulp Lestari),” sebut Fakhruddin (Kocu).

Disebutkan Kocu, penelitian manfaat pohon Eucalyptus juga diperkuat oleh pihak Kementerian Pertanian yang menyebutkan bahwa tanaman Eucalyptus bisa menjadi anti virus corona.

Bahkan, fakta barunya dari ilmuan barat, tanaman pohon eucalyptus memang banyak manfaatnya.

“Uji potensi minyak atsiri dari pohon eucalyptus sebagai antivirus dilakukan dengan tahapan telusur ilmiah dan uji invitro.

Pengujian itu menggunakan beberapa konsentrasi dari berbagai jenis virus seperti virus influenza dan jenis virus covid-19,” ungkapnya.(SB/01)