Di MTQ ke-37 Tingkat Sumut di Tebing Tinggi, Banyak Bibit Baru Bermunculan, Qari/Qariah Cilik Tampil Percaya Diri

Qari/qariah cilik yang mengikuti perlombaan Golongan Tilawah Anak-anak Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-37 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (8/9), di Gedung Balai Kartini Lama, Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi. Setiap tahun Sumut terus berupaya untuk meningkatkan kualitas para qari/qariah cilik. (Humas Sumut/Alex)

sentralberita|Tebing tingg~ Syahifa Azzira Lubis melantunkan ayat demi ayat Alquran dengan penuh konsentrasi. Mengenakan jilbab merah dan gamis hitam corak bunga, ia tampil percaya diri sebagai salah satu peserta Golongan Tilawah Anak-anak Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (8/9), di Gedung Balai Kartini Lama, Jalan Imam Bonjol Tebing Tinggi.

MTQ ke-37 ini merupakan pengalaman pertama Syahifa di tingkat provinsi. Sebelumnya, siswi Kelas 1 SMP yang merupakan salah satu kafilah PTPN III tersebut hanya berlaga di tingkat kabupaten/kota dan lingkungan PTPN III. “Lomba-lomba sebelumnya pernah menjuarai peringkat pertama dan kedua, provinsi baru kali ini ikut,” ujarnya malu-malu didampingi sang ayah.

Cerita lain datang dari Aulia Fikri Nasution. Peserta asal Labuhan Batu, Golongan Tilawah Anak-anak ini, juga bercerita bahwa MTQ ke-37 kali ini merupakan pengalaman perdananya beradu di tingkat provinsi. Berperawakan kecil, namun kemampuan tilawah bocah usia 9 tahun tersebut sungguh memukau. Prestasi terbesarnya menjuarai MTQ tingkat Kabupaten Labuhan Batu dan dihadiahi umrah oleh Bupati Labuhan Batu Andi Suhaimi.

Syahifa dan Aulia merupakan dua dari bibit-bibit baru qari/qariah Sumut yang bermunculan dan berlaga di MTQ ke-37 Tingkat Provinsi di Tebing Tinggi. Hal ini dinilai positif oleh Ketua Dewan Hakim Golongan Tilawah Anak-anak Gamal Abdul Nasir Lubis. Katanya, bibit-bibit baru qari/qariah cilik yang muncul dan tampil baik hari ini merupakan hasil dari pembinaan-pembinaan yang maksimal di daerah.

“Kalau kita lihat penampilan anak-anak baik cabang tartil dan tilawah, secara keseluruhan pada MTQ ini sangat baik, bagus dan berani dalam membawakan maqam irama bacaan Quran. Kita harapkan potensi-potensi muda ini terus dibina ke depan, sehingga regenerasi qari/qariah itu berjalan,” ujar Gamal Abdul.

Melihat potensi-potensi dan kepercayaan diri anak-anak yang tampil di MTQ ke-37 Sumut, lanjut Gamal, memberikan energi optimisme terhadap julukan “Sumut sebagai Gudang Qari”. Didukung pula dengan peningkatan posisi dan prestasi Sumut di nasional tiga tahun terakhir.

“Secara kualitas, setiap tahun meningkat. Qari cilik kita juga banyak yang menonjol di nasional. Sumut masuk tiga besar tingkat nasional. Mudah-mudahan, seperti pesan Bapak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, kita tingkatkan lagi. Salah satu langkahnya, membina lebih banyak lagi calon-calon atau bibit muda di daerah-daerah,” tutur Gamal.

Golongan Tilawah Anak-anak MTQ ke-37 Sumut berlangsung tiga hari sejak Minggu (6/9) hingga Selasa (8/9) pukul 08.00-12.00 WIB. Adapun jumlah peserta yakni 30 putri dan 29 putra. (SB/01/H16)