Anggota DPRD Medan Akui Sampah Sangat Kompleks

sentralberita|Medan~Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dhiyaul Hayati SAg MPd meminta agar warga mengurangi penggunaan kemasan plastik. Hal itu lantaran plastik sulit terurai dengan tanah dan tak bisa menjadi pupuk.

“Kalau plastik tak bisa dijadikan pupuk, dia akan tetap menjadi sampah. Jika dibakar, akan berbahaya bagi kesehatan pernapasan,”ujar kepada wartawan, Senin (24/2/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengimbau agar warga membentuk kelompok untuk membuat bank sampah. Dengan adanya bank sampah, warga bisa menyalurkan sampah rumah tangga dan dihitung nominalnya.

“Sampah warga akan dihargai, makanya dipilah-pilah. Ada yang 500 perak ada seribu perak, tergantung dari sampah yang dihasilkan,”kata Dhiyaul seraya menyebutkan di lingkungannya praktik bank sampah sudah diterapkan.

Dhiyaul menambahkan, permasalahan sampah sudah sangat kompleks di Kota Medan, sehingga akan ditetapkan sanksi pidana dan denda bagi pembuang sampah sembarangan. (SB/01)